Aldila Optimis Persembahkan Hattrick Emas

Petenis Jawa Timur Aldila Sutjiadi mengembalikan bola ke arah lawannya petenis DKI Jakarta Fitriani Sabatini dalam pertandingan babak final tenis beregu putri PON Papua di Jayapura, Papua, Ahad (3/10/2021). Aldila berhasil menang 1-6, 6-4 dan 7-6 untuk membawa Jawa Timur unggul sementara 1-0.
Petenis Jawa Timur Aldila Sutjiadi mengembalikan bola ke arah lawannya petenis DKI Jakarta Fitriani Sabatini dalam pertandingan babak final tenis beregu putri PON Papua di Jayapura, Papua, Ahad (3/10/2021). Aldila berhasil menang 1-6, 6-4 dan 7-6 untuk membawa Jawa Timur unggul sementara 1-0.
Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Petenis Jawa Timur, Aldila Sutjiadi, mengemas medali emas pertama dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua melalui nomor beregu putri pada Ahad. Kesuksesan tersebut menjadi pemicu dirinya untuk mencapai target tiga emas.

"Aku menargetkan tiga emas, dan ini sudah dapat satu. Pastinya aku akan optimis lagi dan lebih semangat lagi untuk mendapatkan emas berikutnya," kata Aldila ditemui usai penerimaan medali di Sian Soor Tennis Center, halaman kantor Wali Kota Jayapura, Ahad malam.

Tim tenis putri Jawa Timur berhasil membawa pulang emas setelah menaklukkan DKI Jakarta dalam pertandingan final yang berlangsung sengit sekira delapan jam. Jatim berhasil menang dengan skor akhir 2-1.

Aldila turun dalam partai tunggal pertama dan ganda. Peraih emas perorangan putri SEA Games 2019 itu berhasil menyumbang angka pertama dengan kemenangan 1-6, 6-4, 7-6 atas Fitriani Sabatini. Namun kekalahan rekan satu kontingennya, Beatrice Gumulya dari Deria Nur Haliza, membuat Aldila bermain di partai ganda bersama Jessy Rompies.

Aldila/Jessy bertemu dengan Fitriani Sabatini/Fitriana Sabrina. Ganda Jawa Timur tersebut menyudahi perlawanan petenis kembar itu dalam 4-6, 6-2 (10-7).

Aldila mengungkapkan sudah dapat menduga bahwa akan mendapatkan perlawanan sengit dari tim DKI Jakarta. Karena, DKI pasti akan bermain nothing to loose dan tidak ada beban.

Aldila mengatakan bahwa tetap tenang menjadi kunci untuk keluar dari tekanan angka-angka yang ketat. ''Memang kita tahu hari ini, persaingannya akan berlangsung ketat," kata Aldila. "Pastinya kita tetap tenang meskipun skornya ketat. Tapi, kita bisa bermain point by point dan enggak terlalu mikir menang atau kalah," ujarnya.

"Pastinya kita sangat puas dengan kemenangan ini. Memang bukan final yang mudah hari ini. Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan medali emas hari ini, walaupun memang performance saya belum sesuai dengan ekspektasi. Tapi, kita semua bersyukur bisa melewati hari ini dengan baik," ujar Aldila.

Komentar

Terkait


Atlet taekwondo Jawa Barat Aqila Aulia meluapkan emosinya usai berhasil mengalahkan atlet Jawa Tengah Nabila Amalia saat pertandingan final Taekwondo kategori Kyorugi kelas under 57 kg putri PON Papua di GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu, Kota Jayapura, Papua, Ahad (3/10/2021). Atlet taekwondo Jawa Barat Aqila Aulia berhasil meraih medali emas disusul atlet Jawa Tengah mendapat medali perak dan Kalimantan Timur serta Bali medali perunggu.

Usai Emas PON, Aqila Bidik SEA Games

Ilustrasi. Perlombaan cabor panjang tebing PON XX digelar di Arena Panjat Tebing SP2 Mimika,

Tidak Kenakan Masker, Atlet PON tidak Dilayani

Rudy William Keltjes

Rudy Keltjes Ingatkan Pemain Jatim, Ini Pesannya

Covid 19 (ilustrasi).

Atlet Terkonfirmasi Positif, Wiku: Partisipasinya Ditunda

Atlet binaraga Jawa Timur Agus Dewantoro (kiri) dan atlet binaraga Jawa Tengah Misnadi (kanan) menunjukkan salah satu gerakan tubuh dalam pertandingan binaraga kelas 70 kilogram PON Papua di Auditorium Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua, Senin (4/10/2021)

Papua Tambah Tiga Emas dari Binaraga

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

Ikuti

× Image