Pemkab Sleman-Amikom Hadirkan Beasiswa bagi Keluarga Prasejahtera

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq

Penandatanganan komitmen kerja sama Pemkab Sleman-Amikom dalam program Beasiswa bagi Keluarga Prasejahtera.
Penandatanganan komitmen kerja sama Pemkab Sleman-Amikom dalam program Beasiswa bagi Keluarga Prasejahtera. | Foto: Wahyu Suryana

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pemkab Sleman dan Universitas Amikom Yogyakarta melakukan perjanjian kerja sama program beasiswa bersama. Ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang dilakukan antara Pemkab Sleman dengan Universitas Amikom Yogyakarta sebelumnya.

Program beasiswa yang digagas dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sleman, DIY, ini ditujukan kepada masyarakat yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin. Kerja sama diresmikan lewat penandatanganan komitmen kerja sama.

Agenda penandatanganan dihadiri Rektor dan Wakil Rektor Amikom, Kepala Dinas Sosial Sleman dan Tim Sepedamas Sleman. Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan (TKP) Sleman, Danang Maharsa, menyambut baik komitmen kerja sama tersebut.

Wakil Bupati Sleman tersebut mengungkapkan, kerja sama ini sudah lama digagas sebagai salah satu program memutus mata rantai kemiskinan lewat Tim Sepedamas Sleman. Program beasiswa ini tidak cuma menjamin hak pembiayaan pendidikan.

Tapi, lanjut Danang, menjamin kelulusan yang siap dalam dunia kerja, khususnya di bidang teknologi informasi dan manajemen informatika. Ia menilai, kehadiran program ini sangat penting karena akan menjawab permasalahan angka kemiskinan.

Apalagi, persoalan kemiskinan ini bersifat turunan atau warisan dari keluarga. Sehingga, Danang berharap, dengan dijalankannya program pengentasan tersebut akan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan kemiskinan di Kabupaten Sleman.

"Selama ini program bantuan secara langsung tidak terlalu efektif dan tidak bisa mengangkat pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, perlu diubah skema program bantuan kepada program yang lebih bersifat sustainability," kata Danang, Jumat (12/8/2022).

Ia menekankan, melalui program ini mereka mencoba mengubah skema program bantuan yang selama ini kepada program-program yang lebih bermanfaat. Serta, mendukung peningkatan pemberdayaan masyarakat dan kreativitas masyarakat sesuai visi misi.

Terakhir, Danang berharap, program ini berhasil dilaksanakan dan anak-anak yang mendapatkan program beasiswa tersebut mendapatkan bekal pengetahuan yang cukup. Sehingga, nanti akan mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan tetap yang bagus.

Senada, Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Prof Suyanto, juga menyambut baik adanya kerja sama dalam rangka pengentasan kemiskinan di Sleman yang mereka jalankan. Amikom telah pula mempersiapkan pembelajaran yang praktikal.

"Yang nantinya akan menunjang kesiapan dan keunggulan kelulusan mahasiswa," ujar Suyanto.

Usai penandatanganan komitmen kerja sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Eko Suhargono menambahkan, laporan terakhir masyarakat yang telah mendaftar ada 153 calon mahasiswa. Berasal dari masyarakat miskin dan rentan miskin di Sleman.

"Selain memutus mata rantai kemiskinan, mudah-mudahan program ini ikut serta berdampak kepada tenaga kerja yang unggul dan siap ke depannya di Kabupaten Sleman," katanya.

Terkait


Tuan Rumah, Atlet Porda dan Peparda Sleman Siapkan Fisik dan Mental

Sleman Resmikan Hasil Padat Karya Pertama 2022

Bupati Sleman: Semua Peternak Terdampak PMK Terdata Penerima Bantuan

Bersama Orang Film

Startup Binaan Amikom Melaju ke Indonesia Festival Frankfurt 2022

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

[email protected]

Ikuti

× Image
Light Dark