Sejarawan Sebut Warisan penguasa Muslim Bhopal Dihilangkan
IHRAM.CO.ID, BHOPAL -- Warisan penguasa Muslim Bhopal, India disebut kini tengah dihilangkan. Hal disampaikan oleh sejarawan yang berbasis di New Delhi, Anshu Saluja.
"Tindakan penamaan dan penggantian nama telah menjadi penting untuk perhitungan politik, dengan kota, daerah dan landmark yang diganti namanya belakangan ini. Allahabad telah diubah menjadi Prayagraj dan Faizabad memberi jalan kepada Ayodhya," kata dia dilansir dari laman Indian Express pada Ahad (21/11)
"Tren ini tidak terbatas pada satu negara bagian. Baru-baru ini, dalam kunjungan ke Bhopal, Perdana Menteri meresmikan Stasiun Kereta Api Habibganj yang telah diperbaharui dan mempersembahkannya untuk negara," lanjutnya.
Dia mengatakan, tempat itu juga berganti nama menjadi Stasiun Rani Kamlapati, setelah seorang ratu Gond yang memerintah di daerah itu pada abad ke-18.
"Ini bukan upaya terisolasi untuk menulis ulang sejarah Bhopal di sepanjang garis komunal, dan menghapus peran dan warisan para penguasa Muslimnya. Para pemimpin lokal, termasuk MLA (anggota legislatif) dan korporator kota, telah berulang kali mencoba mengganti nama Bhopal menjadi Bhojpal, setelah Bhoj, seorang Raja Parmar yang memerintah wilayah Malwa pada abad ke-11, yang mereka anggap sebagai pendiri asli kota tersebut," ucapnya.