Bengkulu Kekurangan Stok Vaksin Sinovac

Dinkes Provinsi Bengkulu mengajukan penambahan stok vaksin Covid-19 Sinovac.

Wihdan Hidayat / Republika
Vaksinator menyiapkan dosis vaksin Covid-19 Sinovac untuk anak. Vaksin Covid-19 Sinovac dialokasikan untuk anak usia enam hingga 11 tahun. Sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu kehabisan stok vaksin Sinovac.
Red: Reiny Dwinanda

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BENGKULU -- Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mengatakan beberapa wilayahnya kekurangan stok vaksin Covid-19 Sinovac. Pihaknya telah mengajukan penambahan vaksin jenis itu ke Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga


"Sejumlah kabupaten saat ini membutuhkan vaksin jenis Sinovac untuk vaksinasi kelompok masyarakat yang sudah ditetapkan dengan vaksin itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Senin (4/4/2022).

Vaksin Sinovac tersebut dikhususkan untuk anak usia enam hingga 11 tahun. Sebab, kelompok usia tersebut belum diperbolehkan menggunakan vaksin jenis lain.

Selain itu, keterbatasan stok vaksin jenis Sinovac menyebabkan beberapa wilayah di Provinsi Bengkulu belum mencapai target capaian vaksinasi. Daerah di Provinsi Bengkulu dengan capaian vaksinasi Covid-19 di bawah 95 persen, yaitu Kabupaten Kaur untuk dosis pertama mencapai 94,01 persen, dosis kedua sekitar 73,92 persen, dan dosis ketiga 6,55 persen.

Kota Bengkulu untuk capaian dosis pertama 93,55 persen, dosis kedua 74,82 persenm dan dosis ketiga 9,63 persen. Kabupaten Bengkulu Selatan untuk dosis pertama 92,93 persen, dosis kedua 73,02 persen dan dosis ketiga 6,41 persen.

Kabupaten Kepahiang untuk dosis pertama 90,17 persen, dosis kedua 69,45 persen, dan dosis ketiga yaitu 4,54 persen. Kabupaten Rejang Lebong untuk dosis pertama 89,89 persen, dosis kedua 69,43 persen, dan dosis ketiga 6,00 persen.

Selanjutnya Kabupaten Bengkulu Utara ada sekitar 89,71 persen untuk dosis pertama, dosis kedua 74,30 persen, dan dosis ketiga 6,67 persen. Kabupaten Lebong untuk capaian vaksinasi dosis pertama 89,15 persen, dosis kedua 70,66 persen, dan dosis ketiga 3,42 persen.

Kabupaten Mukomuko untuk dosis pertama sekitar 88,76 persen, dosis kedua 58,78 persen, dan dosis ketiga 3,60 persen. Lalu, Kabupaten Seluma capaian vaksinasi dosis pertama sekitar 87,03 persen, dosis kedua 65,18 persen, dan dosis ketiga sekitar 6,70 persen.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terpopuler