Ini Dampak Perubahan Iklim pada Geopolitik

Krisis iklim merupakan masalah yang kompleks dan tidak ada solusi mudah.

AP Photo/Arturo Rodriguez
Penduduk setempat mencoba untuk ke rumah mereka di desa Benijos saat polisi memblokir area tersebut saat kebakaran meluas di La Orotava di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, Ahad, (20/8/2023) WIB.
Rep: Lintar Satria Red: Esthi Maharani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Krisis iklim merupakan salah satu masalah paling mendesak yang dihadapi dunia saat ini. Perubahan iklim berpotensi menyebabkan kehancuran dan pengungsian yang luas. Implikasi geopolitik dari krisis iklim sangat signifikan dan luas.

Salah satu implikasi geopolitik paling langsung dari krisis iklim adalah potensi konflik. Ketika perubahan iklim menyebabkan lebih banyak peristiwa cuaca ekstrem, seperti kekeringan, banjir, dan gelombang panas, kemungkinan akan menyebabkan ketegangan yang meningkat antara negara-negara. Misalnya, negara-negara yang bergantung pada air dari sungai yang melintasi perbatasan mungkin bertikai atas akses ke air tersebut.

Krisis iklim juga kemungkinan akan menyebabkan migrasi massal. Ketika permukaan laut naik dan kejadian cuaca ekstrem menjadi lebih umum, masyarakat terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mencari keselamatan. Ini bisa menyebabkan ketidakstabilan di negara-negara yang sudah berjuang untuk mengatasi populasi pengungsi yang besar.

Krisis iklim juga kemungkinan akan berdampak signifikan pada ekonomi global. Ketika peristiwa cuaca ekstrem merusak infrastruktur dan mengganggu rantai pasokan, hal itu dapat menyebabkan resesi atau bahkan depresi. Ini bisa berdampak pada negara-negara di seluruh dunia, karena mereka menjadi kurang mampu berdagang satu sama lain.

Krisis iklim merupakan masalah yang kompleks dan tidak ada solusi mudah. Namun, penting untuk memahami implikasi geopolitik dari krisis tersebut untuk mengembangkan solusi yang efektif. Komunitas internasional perlu bekerja sama untuk mengatasi krisis iklim dan mengurangi dampaknya yang negatif.

Berikut adalah beberapa contoh spesifik dari implikasi geopolitik dari krisis iklim:

Ketersediaan air
Kekurangan air sudah menjadi masalah besar di banyak bagian dunia, dan kemungkinan akan menjadi lebih buruk seiring dengan kemajuan perubahan iklim. Ini dapat menyebabkan konflik antara negara-negara yang bersaing untuk mengakses sumber daya air. Misalnya, India dan Pakistan terkunci dalam perselisihan yang sudah berlangsung lama atas Sungai Indus. Saat sungai menjadi lebih tidak menentu akibat perubahan iklim, perselisihan ini kemungkinan akan semakin memanas.

Keamanan pangan
Perubahan iklim juga kemungkinan akan berdampak signifikan pada keamanan pangan. Saat suhu naik dan kekeringan menjadi lebih umum, akan lebih sulit untuk menanam tanaman. Sehingga menyebabkan kekurangan pangan dan kenaikan harga, yang pada gilirannya dapat menyebabkan keresahan sosial. Misalnya, Perang Saudara Suriah sebagian disebabkan oleh kekeringan yang parah yang menyebabkan kekurangan pangan dan kesulitan ekonomi.

Migrasi massal

Baca Juga


 

Migrasi massal
Saat perubahan iklim menggusur jutaan orang, kemungkinan akan menyebabkan peningkatan migrasi. Hal ini dapat membebani negara-negara tuan rumah dan juga dapat menyebabkan konflik antara negara-negara yang bersaing memperebutkan sumber daya. Misalnya, Uni Eropa berjuang untuk mengatasi masuknya pengungsi dari Suriah dan negara-negara lain yang terkena dampak perubahan iklim.

Ketidakstabilan ekonomi
Krisis iklim juga kemungkinan akan berdampak signifikan pada ekonomi global. Ketika peristiwa cuaca ekstrem merusak infrastruktur dan mengganggu rantai pasokan, hal itu dapat menyebabkan resesi atau bahkan depresi. Sehingga berdampak pada negara-negara di seluruh dunia, karena mereka menjadi kurang mampu berdagang satu sama lain. Misalnya, krisis keuangan global tahun 2008 sebagian disebabkan oleh krisis hipotek subprime di Amerika Serikat. Krisis iklim dapat memiliki dampak serupa, karena menyebabkan lebih banyak peristiwa cuaca ekstrem dan gangguan ekonomi.

Krisis iklim adalah tantangan besar yang akan membutuhkan respon global. Komunitas internasional perlu bekerja sama untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mengembangkan solusi yang akan membantu kita beradaptasi dengan perubahan yang sudah terjadi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Berita Terpopuler