Resmikan Bank Emas Pertama di RI, Prabowo: Terima Kasih Pak Jokowi
Menurut Prabowo, banyak menteri era Jokowi yang dipakainya karena kinerja bagus.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, menjelang 80 tahun Indonesia merdeka, dengan bangga pertama kali dalam sejarah bangsa memiliki bank emas. Hal itu menjadi capaian tersendiri lantaran Indonesia mempunyai cadangan emas keenam terbesar di dunia.
"Saya ucapkan terima kasih atas semua pihak yang sudah bekerja keras untuk mencapai hari ini saya paham bahwa persiapan bank emas ini memakan waktu cukup lama. Kalau tidak salah lebih dari empat tahun. Takdir saya bahwa saya yang meresmikan," ucap Prabowo dalam pidatonya saat meresmikan Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesian di The Gade Tower, Jalan Kramat Raya Nomor 162, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2025).
Atas peresmian Layanan Bank Emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia, Prabowo pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menginisiasi program tersebut. Dia mengaku, hanya mendapatkan rezeki untuk meresmikan bank emas, yang juga dirancang sejumlah menteri era Jokowi. Kini, beberapa menteri itu masih membantunya di Kabinet Merah Putih.
"Sekali lagi saya harus ucapkan terima kasih Pak Jokowi harusnya. Ada program yang jasanya pemerintah sebelumnya banyak presiden sebelumnya harus hadir harus dihadirkan mungkin mungkin besok saya akan ketemu Pak Jokowi, saya akan minta maaf minta maaf Pak Jokowi," ucap Prabowo.
"Bapak yang bekerja keras dengan menteri-menteri Bapak, padahal menteri-menteri Bapak banyak yang saya pakai juga kalau sudah timnya bagus ya kenapa harus diganti gitu loh. Boleh nggak?" ucap Prabowo menambahkan disambut tawa hadirin.
Dia pun mengibaratkan pemain timnas, yang kadang harus berganti pelatih atau manajer. Sementara pemainnya yang bagus konsisten bermain tetap dipakai oleh pelatih baru.
"Manajer boleh diganti kalau timnya pemainnya masih bagus ya pakai terus, asal kuat gitu kan begitu hehe. Kalau nggak kuat ya boleh mundur gitu kan? Tapi kayaknya masih kuat nih," ujar Prabowo.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir pun menyambut baik kedatangan Presiden Prabowo di 'gedung salah satu termahal' di Indonesia. "Karena ada emas di bawahnya," kata Erick bercanda kepada Presiden Prabowo.
Menurut dia, peresmian bank emas merupakan pencapaian luar biasa dan bersejarah bagi Indonesia. Erick menyatakan, potensi sumber daya alam Indonesia, termasuk emas sangat besar mencapai 2.600 ton. Sayangnya, jumlah emas yang dimiliki Indonesia masih kalah dengan Singapura yang memiliki cadangan 228 ton.
"Kalau kita gabungkan, Bank Sentral (Bank Indonesia) 80, Pegadaian 100, Bank Syariah Indonesia 17,5, ada (total jika dikumpulkan) 201 ton artinya masih tertinggal. Terima kasih ini, Pak Bahlil menggenjot produksi emas kita naik Pak (Prabowo) dari 110 menjadi 160 ton per tahun," ucap Erick.