Presiden Iran Pecat Wapres Shahram Dabiri Gara-Gara Perjalanan Mewah

Pezeshkian menuding perjalanan mewah para pejabat tidak bisa dibenarkan.

president.ir
Shahram Dabiri
Red: A.Syalaby Ichsan

REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan telah mencopot Wakil Presiden untuk Urusan Parlemen, Shahram Dabiri, setelah melakukan perjalanan pribadi yang dinilai mewah saat melawat ke Kutub Selatan selama liburan Tahun Baru Persia (Nowruz) seperti dilaporkan Mehr News.

Baca Juga


Dalam dekrit yang dikeluarkan untuk wakil presiden, Shahram Dabiri, pada Sabtu (5/4/2025), presiden mengatakan bahwa setelah meninjau laporan tentang perjalanan Dabiri, ia telah memutuskan untuk memberhentikannya.

Pezeshkian beralasan, mengingat banyaknya kesulitan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat, perjalanan mewah oleh pejabat, bahkan jika ditanggung oleh pendapatan pribadi tidak dapat dibenarkan. Menurut presiden, apa yang dilakukan Dabiri bertentangan dengan gaya hidup sederhana yang diharapkan dari pejabat Iran.

"Persahabatan lama kita dan layanan Anda yang tak ternilai sebagai Wakil Presiden untuk Urusan Parlemen tidak menghalangi prioritas kepatuhan terhadap kejujuran, keadilan, dan janji-janji yang dibuat kepada rakyat," kata Pezeshkian.

Pada hari yang sama, juru bicara Pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengatakan keputusan Presiden Pezeshkian menunjukkan bahwa ia tidak memiliki pakta persaudaraan dengan siapa pun. Mohajerani menegaskan,  kriteria yang ditetapkan adalah keberhasilan, keadilan, kejujuran, dan kepentingan publik.

 

Calon presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara saat debat putaran kedua pemilihan presiden, Teheran, Iran, Senin (1/7/2024). Iran akan menyelenggarakan pemilihan presiden putaran kedua pada 05 Juli 2024. - ( EPA-EFE/IRANIAN STATE TV (IRIB) / HANDOUT HA)

Dilansir dari laman president.ir, Pezeshkian menunjuk Dr Shahram Debiri sebagai Wakil Presiden Urusan Parlemen pada Agustus 2024 karena kualifikasinya, pengalaman manajerial yang berharga, dan catatan eksekutifnya.

Pezeshkian menunjuk Shahram Debiri sebagai Wakil Presiden Urusan Parlemen Saat menunjuk Dr Shahram Dabiri sebagai Wakil Presiden Urusan Parlemen, presiden berharap Debiri bisa mengikuti kode etik pejabat pemerintah.

"Dengan kerja sama Departemen Urusan Parlemen, badan eksekutif, dan interaksi dengan perwakilan terhormat Majelis Permusyawaratan Islam, dengan mengandalkan Tuhan Yang Maha Esa dan dalam kerangka dokumen visi, kebijakan umum yang disetujui oleh Pemimpin Tertinggi, dan hukum rencana pembangunan, Anda mengikuti kode etik pejabat pemerintahan ke-14 dan berusaha keras untuk mencapai tujuan pemerintahan."

Presiden Pezeshkian setidaknya memiliki sebanyak 12 wakil presiden dengan berbagai bidang yang berbeda. Beberapa bidang yang dibawahi wakil presiden tersebut seperti permasalahan hukum, atom dan energi, lingkungan, hingga wakil presiden urusan anggaran.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Berita Terpopuler