Jumat 26 Nov 2021 02:35 WIB

Anak Cedera Saat Bermain, Bagaimana Menangani Lukanya?

Tangani luka anak dengan tepat.

Anak bermain pushbike atau balance bike. Ketika bermain, anak bisa saja cedera. Rawat lukanya dengan tepat.
Foto: www.freepik.com.
Anak bermain pushbike atau balance bike. Ketika bermain, anak bisa saja cedera. Rawat lukanya dengan tepat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang tua berperan besar untuk memantau anak-anak bermain di luar. Dengan begitu, risiko anak terjatuh hingga akhirnya terluka bisa diperkecil.

"Di usia anak-anak yang aktif, yang harus dilakukan adalah memperhatikannya ketika bermain," kata praktisi keperawatan perinatologi RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, Ns Novardian dalam konferensi pers daring, Kamis.

Baca Juga

Andaikan anak terjatuh dan mengalami lecet, coba lihat lukanya. Dari situ, orang tua bisa menentukan perawatan selanjutnya.

"Kalau menurut saya, luka lecet biasa proses penyembuhannya lebih cepat, sehingga pertolongan pertama ialah menjaga agar tidak sampai terinfeksi," jelas Novardian.

Sementara itu, untuk luka yang terbuka, sebaiknya tidak ditutup dengan kasa. Novardian menganjurkan untuk menggunakan skin barrier protection.

"Namun, kalau mau pakai penutup luka, sebelum gunakan plester perekat, gunakan skin barrier," ujarnya.

Novardian menjelaskan, ada dua kategori luka, yakni kronik atau akut. Bagi kulit yang lecet atau luka pasca penyembuhan, seperti luka operasi yang sudah mulai penyembuhan dan penutupan, perawatannya bisa menggunakan barrier pelindung.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement