REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON--Amerika Serikat benar-benar selalu memandang negatif Iran. Kekhawatiran terhadap kemampuan militer Iran pun selalu diembuskan oleh Gedung Putih.
Bahkan, baru-baru ini intelijen AS menuding Iran dapat menyerang Eropa dengan ratusan rudal yang mematikan. Temuan intelijen itu diungkapkan Menteri Pertahanan AS, Robert Gates, Kamis waktu setempat. Dan, dengan alasan itu, AS akan merubah pertahanan rudalnya.
Program pertahanan baru yang dinamai 'pendekatan adaptif bertahap' akan menggunakan rudal pencegat yang ditempatkan di laut dan darat untuk melindungi negara Eropa yang tergabung dalam NATO. ''Salah satu elemen intelijen yang menyumbang pada keputusan mengenai kesatuan tempur adaptif bertahap itu adalah realisasi bahwa jika Iran benar-benar akan melancarkan serangan rudal di Eropa, itu tidak akan hanya satu atau dua rudal atau sedikit,'' kata Gates saat dengar pendapat dengan Senat AS.
''Akan lebih mungkin itu semacam salvo serangan, tempat anda akan menghadapi secara potensial sejumlah atau bahkan ratusan rudal,'' tudingnya. Beberapa jenderal AS menyatakan sistim anti-rudal baru itu dimaksudkan untuk menghadapi potensi tembakan rudal dari negara seperti Iran atau Korea Utara.