REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Pihak Kejaksaan Agung menyatakan tidak mengirimkan rekomendasi calon pengganti Jaksa Agung Hendarman Supandji yang segera mengakhiri masa jabatan. Penjaringan calon jaksa agung, menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Babul Khoir Harahap, tak melibatkan Kejaksaan Agung.
"Tidak pernah kami kami yang mengusulkan (calon Jaksa Agung)," kata Babul di Kejaksaan Agung, Rabu (1/9). Ia mengatakan bahwa mekanisme pemilihan Jaksa Agung sepenuhnya terlepas dari campur tangan Kejaksaan Agung.
Presiden, menurut Babul, sudah memiliki tim yang akan menyeleksi calon Jaksa Agung. "Dan tidak ada dari Kejaksaan Agung dalam tim seleksi itu," tambah Babul.
Sebelumnya, Presiden mengisyaratkan pergantian Jaksa Agung di Istana Negara, Selasa kemarin. Pergantian Jaksa Agung tersebut akan di lakukan bersamaan dengan pergantian Kepala Kepolisian RI dan Panglima TNI.
"Kami belum tahu kapan pergantiannya. Tapi menurut kami sesuai dengan maksud Presiden, janganlah pergantian Jaksa Agung dipolitisasi," tukas Babul Khoir.