Rabu 08 Sep 2010 20:52 WIB

Pemerintah Amerika Serikat tak Berdaya Cegah Pembakaran Alquran

Pendeta Terry Jones
Foto: AP Photo
Pendeta Terry Jones

REPUBLIKA.CO.ID,GAINESVILLE--Pemerintah Amerika Serikat tampaknya tak mempunyai kekuatan apapun untuk menghentikan pembakaran Alquran pada 11 September nanti oleh sebuah gereja evangelis di Gainesville, Florida. Gedung Putih hanya mampu memperhatikan masalah ini karena khawatir dampaknya yang bisa merugikan tentara Amerika, khususnya di Afghanistan.

''Ini akan membahayakan pasukan kami. Setiap tindakan seperti itu hanya akan menempatkan pasukan dalam bahaya dan karena itu ini akan menjadi perhatian pemerintah,'' ujar juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs, Selasa, seperti ditulis AFP.

Tak ada pernyataan dari Gedung Putih untuk menghentikan aksi provokatif yang akan dilakukan Pendeta Terry Jones yang memimpin Dove World Outreach Center. Jones akan membakar Alquran sebagai peringatan tragedi runtuhnya menara kembar WTC pada 11 September.

Otoritas pemadam kebakaran setempat, pekan lalu, memang telah menolak permintaan Pendeta Evangelis itu untuk memperingati peristiwa 11 September dengan membakar Alquran secara terbuka di tempat umum. Namun, mereka tidak bisa melarang Jones untuk melakukan niat konyolnya tersebut. Bahkan, polisi setempat pun tidak bisa mengintervensinya.

Yang lebih memprihatinkan, Jones tak akan ditangkap seandainya dia benar-benar mewujudkan rencananya untuk membakar Alquran. Dia hanya akan dituntut atas kejahatan ringan dan dikenai denda serta peringatan. Jones mengatakan, pembakaran Alquran ini dimaksudkannya untuk mengingat para korban tragedi 11 September dan untuk mengirim pesan peringatan untuk elemen radikal Islam.

Pembakaran Alquran ini juga didorong oleh sentimen Islamphobia dari diri Jones setelah mengetahui rencana pembangunan Islamic Center di dekat ground zero di New York.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement