Kamis 23 Sep 2010 02:59 WIB

Soal Penyerangan Mapolsek Hamparan, Polri Akui Kalah Cepat

Rep: A.Syalaby Ichsan/ Red: Djibril Muhammad
Polri
Polri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Iskandar Hasan mengakui bahwa polisi memang kalah cepat mengantisipasi adanya penyerangan Markas Polisi Sektor Hamparan Perak, Pelabuhan Belawan, Medan, pada Rabu (22/9) dini hari. Akibatnya, tiga korban tewas berjatuhan dari pihak polisi.

"Kita tidak bilang kecolongan. Kita memang kalah cepat dan kelihatannya mereka lebih terlatih," ungkap Iskandar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (22/9).

Iskandar mengatakan tempat kejadian perkara (tkp) yang menjadi titik penyerangan selama ini memang dikenal aman. Untuk mencegah kejadian tersebut terulang di Pos Polisi, Mapolsek atau Mapolres lain, Iskandar mengaku Kapolri telah menginstruksikan Deputi Operasi Mabes Polri untuk mengirim surat edaran kepada Polda-Polda agar meningkatkan kewaspadaan. "Surat edaran dari deops, untuk menyiapkan upaya-upaya preventif," tuturnya.

Selain itu, ungkapnya, Polri juga telah meningkatkan pengamanan di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok dan Mabes Polri yang diduga menjadi tempat lokasi penyerangan kelompok teroris. Menurutnya, pasukan Brimob sudah diturunkan untuk mengamankan kedua tempat vital tersebut.

Untuk peningkatan status menjadi siaga satu, Iskandar mengatakan hal tersebut tergantung dari kondisi wilayah masing-masing. Sehingga, ungkapnya, Polri menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing Kapolda untuk peningkatan status keamanan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement