Jumat 05 Nov 2010 13:47 WIB

Aktivitas Merapi Mulai Mereda

Seorang anak berlari menyelamatkan diri saat terjadi semburan material vulkanik dari puncak Gunung Merapi yang tertutup kabut, dari Tempat Pengungsian Akhir Samiran, Selo, Boyolali, Jateng
Foto: antara
Seorang anak berlari menyelamatkan diri saat terjadi semburan material vulkanik dari puncak Gunung Merapi yang tertutup kabut, dari Tempat Pengungsian Akhir Samiran, Selo, Boyolali, Jateng

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Aktivitas Merapi dilaporkan mereda. Gelombang evakuasi tengah berlangsung.

Sejumlah kampus di area aman, yang berlokasi di sekitar Jl Kaliurang Km 6-7 dan ring road Yogyakarta membuka kampusnya untuk menampung pengungsi.

Kampus yang disiapkan untuk lokasi pengungsian antara kampus Universitas Islam Indonesia, FE Universitas Islam Indonesia, STIE YKPN, Universitas Sanata Dharma, Universitas Pembangunan Nasional.

Titik pengungsian juga dibuka hingga kampus Universitas Gadjahmada. UGM menyiapkan gelanggang mahasiswa dan Pusat Kebudaayaan Koesnadi Hardjasoemantri sebagai shelter pengungsi.

Hujan pasir dilaporkan telah mereda di kawasan Jalan Kaliurang. Aktivitas Merapi dilaporkan sudah mereda. Petugas dan relawan tengah melakukan evakuasi warga yang terjebak di beberapa titik daerah rawan bahaya.

Listrik dilaporkan mati. Kabarnya, PLN sengaja mematikan aliran listrik untuk mencegah terjadinya bahaya kebakaran.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement