Rabu 19 Jan 2011 04:24 WIB

Badai Mulai Reda, Kapal Kecil Belum Bisa Melaut

Rep: Eko Widiyanto/ Red: Johar Arif
Nelayan tidak melaut, ilustrasi
Foto: Wordpress
Nelayan tidak melaut, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,CILACAP – Badai Vince yang menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan Pulau Jawa sebenarnya saat ini sudah mulai mereda. Meski demikian, ujar pengamat cuaca dari BMKG Cilacap, Teguh Wardoyo, kapal-kapal nelayan yang memiliki bobot di bawah 80 Gross Ton disarankan tidak melaut lebih dulu.

Pasalnya, lanjut Wardoyo, ketinggian gelombang masih mencapai 3,5 meter. ''Untuk kapal besar, mungkin sudah relatif aman.''

Hal senada disampaikan Manajer Teknik PLTU Karangkandri, Cilacap, Sutikno. “Satu kapal besar pengangkut batubara yang sempat tertahan karena cuaca buruk di perairan Banyuwangi, Jawa Timur, kini sudah mulai bergerak menuju perairan Cilacap,” ungkapnya.

Ia mengatakan masih ada 3 kapal tongkang pengangkut Batubara yang kini masih tertahan di perairan Jawa Timur, yakni, dua kapal tongkang masih tertahan di perairan Banyuwangi, dan satu kapal di perairan Kabupaten Pacitan. ''Ketiga kapal itu, masih belum berani bergerak sampai kondisi laut benar-benar aman,'' jelasnya. Sebelumnya, keempat kapal tersebut sudah tertahan selama 5 hari karena cuaca buruk perairan selatan.

Menurutnya, tertahannya kapal pengangkut batubara di perairan Jawa Timur tidak sampai menimbulkan krisis produksi listrik di PLTU-nya. Dia menyatakan stok batubara masih cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi listrik selama 20 hari lebih.

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Apa yang paling menarik bagi Anda tentang Singapura?

1 of 7
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement