Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

9 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Jelang Imlek Berbagi Keceriaan Bersama Warga Tionghoa di Tanjung Burung

Selasa 25 Jan 2022 13:14 WIB

Red: Hiru Muhammad

suasana pemberian santunan sembako bagi warga keturunan Tionghoa di Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang

suasana pemberian santunan sembako bagi warga keturunan Tionghoa di Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang

Foto: istimewa
Di wilayah ini ada 200 KK yang secara umum perekonomiannya memprihatinkan

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Suasana tempat tinggal warga keturuan Tionghoa yang berada di yayasan Cetiya Tridharma Surya, Tanjung Burung, Tangarang Banten Senin sore  itu agak berbeda. Para warga tampak antusiasi antre untuk menerima santunan yang diberikan  komunitas Betterlife.

Santunan yang diberikan berupa sembako yang berisi 5 kg beras, 2 kg minyak goreng, gula, sabun, kecap dan kebutuhan pokok lainnya ditambah angpao Rp 100 ribu diberikan kepada 50 KK keturunan tionghoa yang kurang mampu. Santunan diberikan langsung  Pembina Betterlife Ibu Vicentia Astrianti didampingi  Pembina Yayasan Cetiya Tridharma Surya Romo Budiono Tantrayoga.

Baca Juga

Ini merupakan rangkaian kegiatan Betterlife di akhir tahun 2021, sebelumnya pada tanggal  8 Januari  lalu  telah memberikan santunan kepada anak-anak di Yayasan Holy Angel dan untuk lansia. "tidak hanya santunan yang diberikan kami juga mengadakan gunting rambut dan terapi healing untuk mereka” papar Bu Ayen sapaan untuk pembina Betterlife ini. 

Dengan tujuannya agar di tahun baru ini mereka nampak lebih segar dengan tatanan rambut yang lebih rapih, sementara terapi healing bertujuan untuk membantu melepaskan trauma-trauma yang mereka rasakan. Tujuan pemberian santunan kepada warga keturunan tionghoa di wilayah tanjung burung ini, untuk memberikan kebahagiaan kepada mereka yang akan memperingati tahun baru imlek yang secara ekonomi dalam kondisi yang memprihatinkan.

Di wilayah ini sebenarnya ada 200 KK, secara umum perekonomian mereka dalam kondisi yang memprihatinkan. "Kalau masih ada yang punya sawah mereka bertani, tapi itu jumlahnya sangat minim, bahkan ada yang mengandalkan belas kasian dari anak yang bekerja di pabrik”  kata Romo Budiono Tantrayoga selaku Pembina Yayasan Cetiya Tridharma Surya dalam keterangan tertulisnya Selasa (25/1/2022).

Pemberian donasi dan  santunan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan setiap tahunnya, dengan tujuan berbagai  dan menebar kebaikan kepada sesama manusia tanpa memandang suka, ras, agama dan khusus untuk warga keturunan Tionghoa di Tanjung Burung yang sebentar lagi akan merayakan hari raya Imlek.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile