Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Kebun Raya Bogor Alami Peningkatan Kunjungan

Masyarakat yang datang ke Kebun Raya Bogor terutama yang ingin berolahraga.

Red: Andi Nur Aminah
Rep: Shabrina Zakaria
Pengunjung berolahraga di Kebun Raya Bogor, Ahad (17/10).
Republika/Shabrina Zakaria Pengunjung berolahraga di Kebun Raya Bogor, Ahad (17/10).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sejak ada pelonggaran selama PPKM Darurat Level 3, kunjungan masyarakat ke Kebun Raya Bogor (KRB) pada akhir pekan, mengalami peningkatan. Terutama pada masyarakat yang ingin berolahraga.

General Manager Corporate Communication dan Security PT MNR Kebun Raya Bogor, Zaenal Arifin memaparkan, kenaikan pengunjung KRB pada akhir pekan mencapai 30 hingga 40 persen.

“Animo masyarakat saat ini cukup bagus di weekend. Peningkatan juga terjadi di weekdays 10 hingga 20 persen tapi yang signifikan di weekend,” ujar Zaenal di KRB, Ahad (17/10).

Scroll untuk membaca

Lebih lanjut, Zaenal menyebutkan, pengunjung pada hari biasa mencapai 1.000 hingga 2.000 pengunjung. Sedangkan, pada akhir pekan bisa mencapai 4.000 pengunjung.

Kendati demikian, Zaenal mengatakan, pihaknya tetap melakukan pembatasan jumlah pengunjung sebesar 50 persen. Dimana, sebagian besar pengunjung yang datang tujuannya untuk berolahraga. “Tapi kami relaksasi, kami berikan kelompok-kelompok kecil yang ingin melakukan kegiatan keluarga kami perkenankan,” tuturnya.

Untuk pengunjung yang akan melaksanakan pertemuan besar perusahaan, Zaenal mengatakan, pihak KRB masih belum bisa memberikan izin untuk menyelenggarakan acara sejenis. Sebab, pihaknya masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah.

Di samping itu, dia mengingatkan para penunjung untuk tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid-19, ketika berada di area KRB. “Tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak walaupun kelihatannya kondisi sudah normal, tapi Covid-19 belum berakhir,” ucap Zaenal.

Salah seorang pengunjung KRB, Dendi (30 tahun) mengaku sudah tiga kali datang ke KRB sejak dilakukan pelonggaran. Terutama untuk pengujung yang akan berolahraga.

Dia memilih KRB menjadi tempat berolahraga, lantaran lingkungan KRB jauh dari polusi sehingga memiliki udara yang masih segar. Ditambah lagi dengan banyaknya tanaman dari berbagai jenis yang ada di sana. Spot favorit Dendi yakni Kolam Teratai yang berada tidak jauh dari Resto Raasa.

“Saya berharap pengunjung lain bisa menjaga kebersihan, jangan aneh-anehlah. Di sini tanamannya masih bagus-bagus banget. Harapannya juga biar Covid segera berakhir,” ucapnya.

KRB kembali dibuka untuk umum pada Agustus lalu. Namun untuk sementara kegiatan yang diizinkan hanya bagi pengunjung yang berolahraga.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mempersilakan masyarakat yang akan datang atau berolahraga di Kebun Raya Bogor. Sebab, saat ini Kebun Raya Bogor sudah kembali dibuka. “Bagi Anda yang mau ke Kebun Raya Bogor, saat ini sudah dibuka. Tapi dibatasi, satu rombongan hanya empat orang,” ujarnya.

 

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id

Berita Lainnya

Berita Terkait

Selesaikan Polemik GLOW, Serap Aspirasi Budayawan 

jabodetabek-nasional - 15 October 2021, 00:02

Pemkot Bogor Tangani Penolakan Wisata Glow Kebun Raya Bogor

jabodetabek-nasional - 14 October 2021, 09:42

Emil Salim Kritik Konsep Wisata Glow di Kebun Raya Bogor

jabodetabek-nasional - 08 October 2021, 10:34

Ribuan Tanaman di KRB Sudah Miliki KTP Digital

bodebek - 07 October 2021, 19:49

Pemkot Bogor Tunggu Kajian Wisata Glow Kebun Raya

jabodetabek-nasional - 06 October 2021, 23:59

Berita Rekomendasi

Video

>

Berita Terpopuler

>