Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

BPBD: Petugas Bersihkan Desa dari Abu Vulkanik Sinabung

Rabu 03 Mar 2021 20:15 WIB

Red: Muhammad Fakhruddin

 Gunung Sinabung memuntahkan abu vulkanik saat terjadi letusan di Karo, Sumatera Utara, Indonesia, 03 Maret 2021. Gunung Sinabung, salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia, meletus pada 02 Maret, memuntahkan material vulkanik setinggi 5.000 meter ke udara. Indonesia berada di Cincin Api Pasifik, yang menyumbang 80 persen aktivitas seismik dunia.

Gunung Sinabung memuntahkan abu vulkanik saat terjadi letusan di Karo, Sumatera Utara, Indonesia, 03 Maret 2021. Gunung Sinabung, salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia, meletus pada 02 Maret, memuntahkan material vulkanik setinggi 5.000 meter ke udara. Indonesia berada di Cincin Api Pasifik, yang menyumbang 80 persen aktivitas seismik dunia.

Foto: EPA-EFE/DEDI SINUHAJI
Sejumlah desa yang terdampak abu Gunung Sinabung.

REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karo, SumateraUtara menyatakan petugas dengan peralatan penyemprotan air dari mobilpemadam kebakaran membersihkan sejumlah desa di Kecamatan Kutabuluh dari abu vulkanik Gunung Sinabung pascaerupsi, Rabu (3/3), sekitar pukul 08.52 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala BPBDKabupaten Karo Natanail Perangin-angin mengatakan beberapa desa tertutup abu dari hujan abu vulkanik akibat erupsi lanjutan GunungSinabung. "Kemudian bagi desa yang tidak terkena hujan dilanjutkan penyiraman dan pembersihan abu yang menutupi jalan, rumah, serta fasilitas lainnya," ujarnya.

Ia menjelaskan sejumlah desa yang terdampak abu Gunung Sinabung, yakni Desa Bintang Meriah, Siabang-Abang, Jinabun, Kutabuluh, Buah Raya, Kutabuluh Gugung, Laubuluh, dan Kutamaledi Kecamatan Buluh. Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Rabu, sekitar pukul 08.52 WIB mengalami erupsi lanjutan.

Namun, luncuran awan panas dari puncak gunung itu tidak teramati. Pada Selasa (2/3), sekitar pukul 07.15 WIB Gunung Sinabungjuga mengalami erupsi ditandai keluarnya awan panas guguran dari puncaknya dengan jarak luncur 4.500 meter ke arah tenggara-timur, dengan tinggi kolom 5.000 meter.

Sekitar pukul 07.11 WIB terjadi awan panas guguran dari puncak Gunung Sinabung dengan jarak luncuran 3.000 meter ke arah tenggara-timur.Selain itu, sekitar pukul 07.07 WIB terjadi awan panas guguran dengan jarak luncuran 2.000 meter ke arah tenggara-timur.

sumber : ANTARA
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile