Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Harga Daging Sapi dan Kerbau di Jambi Sangat Terdampak PMK

Senin 27 Jun 2022 20:20 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

Pedagang menuggu pembeli daging sapi (ilustrasi). Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang terjadi di wilayah Provinsi Jambi menyebabkan harga jual daging sapi dan kerbau di pasar-pasar tradisional di daerah itu mengalami peningkatan.

Pedagang menuggu pembeli daging sapi (ilustrasi). Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang terjadi di wilayah Provinsi Jambi menyebabkan harga jual daging sapi dan kerbau di pasar-pasar tradisional di daerah itu mengalami peningkatan.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Harga daging sapi dan kerbau naik karena pasokan terbatas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang terjadi di wilayah Provinsi Jambi menyebabkan harga jual daging sapi dan kerbau di pasar-pasar tradisional di daerah itu mengalami peningkatan. Sebab, pedagang kesulitan mendapatkan pasokan sapi dan kerbau.

 

"Pengaruh dari adanya PMK yakni harga jual daging segar tidak stabil, kita kesulitan mendapatkan pasokan sapi dan kerbau," kata Pedagang Daging Segar di Pasar Angso Duo Kota Jambi Reza di Jambi, Senin (27/6/2022).

Baca Juga

Ia menjelaskan karena adanya penyakit PMK pasokan sapi atau kerbau sulit didapatkan. Dimana sebagian besar pedagang daging segar di Pasar Angso Duo Jambi mendapatkan pasokan sapi dan kerbau dari Provinsi Lampung.

Selain itu, untuk mendapatkan pasokan sapi dan kerbau dari luar Provinsi Jambi harus menjalani proses yang cukup panjang. Sapi dan Kerbau yang masuk ke wilayah Jambi harus menjalani beberapa tahapan pemeriksaan, salah satunya harus dilakukan karantina untuk memastikan hewan ternak bebas dari PMK.

"Saat ini harga daging sapi segar satu kilogram Rp 140 ribu, kita minta pemerintah juga memperhatikan pasokan daging segar jangan hanya pasokan daging beku saja," kata Reza.

Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Hewan (P3H) Kelembagaan Sumber Daya Kesehatan Hewan (KSKH) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Dokter Hewan Dewi Melani Susanti mengatakan terdapat beberapa syarat yang harus di penuhi bagi pedagang yang membawa hewan ternak dari luar Provinsi Jambi.

"Syarat dan ketentuan tersebut diberlakukan untuk mencegah penyebaran PMK," kata Melani Susanti.

Adapun syarat yang harus dipenuhi pedagang untuk menjual hewan ternak ke wilayah Provinsi Jambi diantaranya melampirkan surat pernyataan dari pejabat otoritas veteriner (PoV) atau dokter hewan berwenang yang diketahui oleh kepala dinas daerah asal. Dengan ketentuan di wilayah asal hewan ternak bebas PMK atau belum pernah terjangkit PMK.

Kemudian melampirkan Surat Keterangan kesehatan Hewan (SKKH) dari dokter hewan berwenang daerah asal. melakukan isolasi atau karantina selama 14 hari dan tidak memindahkan hewan ternak selama masa isolasi/karantina.

Selanjutnya melakukan tindakan bio security terhadap peternakan atau wilayah kandang secara rutin.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile