Selasa 10 Feb 2015 07:43 WIB

Konsumsi Sosis Berlebihan Sebabkan Kanker

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Agung Sasongko
Sosis (ilustrasi)
Foto: www.knightsmeats.com.au
Sosis (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Konsumsi lebih dari 150 gram daging olahan per hari setara dengan tiga buah sosis. Ini ternyata menempatkan Anda berisiko 57 persen menderita kanker pankreas seperti halnya perokok.

Sebuah laporan terbaru dari Swedia menemukan fakta jika makan sosis berlebihan meningkatkan risiko kanker pankreas hingga 57 persen, maka merokok bisa meningkatkan kanker pankreas hingga 70 persen. Konsumsi daging merah dan daging olahan tertentu juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus, esofogus, paru-paru, perut, dan prostat.

Daging olahan ini termasuk ham, babi, sosis, salami, prosciutto, dan daging kornet. Clare Hughes dari Cancer Council mengatakan, daging olahan seperti sosis itu tinggi garam dan lemak. Selain itu, bahan kimia seperti nitrit yang ditambahkan ke banyak daging olahan untuk mempertahankan warna dan mencegah kontimanis. Jika sudah sampai di perut, nitrit akan dikonversi menjadi nitrosamin karsinogenik.

Makan 50 gram sosis sepekan sekali mungkin tidak masalah untuk Anda, namun jika memakannya setiap hari maka itu akan membahayakan. Jika Anda hobi makan sosis, maka baiknya menambahkan banyak salad atau sandwich. Makanlah sosis berkualitas baik dengan banyak vegies.

Kanker pankreas adalah salah satu bentuk kanker paling mematikan. Kurang dari lima persen saja penderitanya yang bisa hidup lebih dari lima tahun.

Setara apakah 50 daging olahan itu? Ini setara dengan 1-3 batang sosis, dua iris daging ham, satu hotdog atau frankfurter, sepotong salami, dan dua iris daging untuk makan siang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement