Rabu 28 Sep 2016 06:09 WIB

2Madison Design House Jembatani Enterpreneur Fashion

Rep: Rossi Handayani/ Red: Dwi Murdaningsih
Desain karya  2Madison Design House & Lifestyle Store.
Foto: istimewa
Desain karya 2Madison Design House & Lifestyle Store.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Potensi bisnis dalam ranah industri kreatif terbilang cukup besar didukung pula oleh keragaman budaya, dan tradisi Indonesia yang bisa menjadi inspirasi dalam berkarya. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang lebih memilih untuk membeli atau menggunakan produk impor, supaya terkesan trendi dan bergengsi.

Maggie Eddy bersama Sarah Hutauruk, mencetuskan gagasan untuk membuat suatu wadah, bagi produk desain dan art Indonesia yang telah dikurasi secara khusus. Kualitas dan citarasa produk menjadi hal yang diutamakan, namun harga tetap terjangkau. Nama brand 2Madison mereka pilih karena terinspirasi oleh sebuah jalan di New York City: Madison Avenue.

Saat ini portfolio 2Madison telah berkembang menjadi satu konsep lifestyle yang unik. “Komposisi portfolio 2Madison terdiri dari produk yang  diciptakan 2Madison Design House, yakni sebanyak 75 persen, dan 25 persen lainnya, adalah karya cipta dari para desainer atau seniman Indonesia yang menjadi kontributor 2Madison”, ungkap Maggie, Senin (26/9).

Tim 2Madison Design House dibentuk pada 2013, dan tidak lama kemudian lahirlah kreasi pertama untuk produk Furniture, dan Homedecor yang dipasarkan lewat showroom, di jalan Benda dan juga lewat online shop. Secara perlahan, 2Madison Design House pun mulai menerima permintaan untuk interior restaurant, sekolah anak, hotel, apartment dan lainnya.

Saat ini Maggie Eddy meneruskan manajemen dan pengembangan 2Madison Design House & Lifestyle Store, bersama timnya di Kemang Jakarta Selatan. Ke depan, Maggie berharap agar komposisi produk dari kontributor bisa lebih besar. Mereka mengajak para insan kreatif untuk bekerja sama menciptakan creative movement bersama-sama.

“Generasi baru sekarang ini merupakan generasi yang cenderung ingin serba instan, lebih bebas berekspresi dengan apa yang dirasa dan dipikir secara spontan. 2Madison ingin menjadi wadah yang menjembatani para insan kreatif muda berbakat Indonesia. Selain mengasah bakat seninya, kami juga terjunkan mereka untuk mempelajari peluang bisnisnya bersama-sama," kata Maggie.

Maggie melanjutkan, sebagai upaya untuk mewujudkan hal tersebut, 2Madison mengajak anak muda yang ingin belajar dan memiliki kemauan untuk sukses, dengan mengikuti berbagai macam workshop, kontes dan program mentorship. Emte yang dikenal sebagai seorang ilustrator dan juga kontributor 2Madison, pernah menjadi mentor bagi 20 young artist yang dipilih melalui kontes.

“Intinya, kami ingin membentuk komunitas berisikan para kreator muda yang semangat berkarya namun tidak pelit untuk berbagi ilmu dan memiliki jiwa suportif," kata Maggie.

Guna melengkapi lini bisnis yang sudah ada, 2Madison melebarkan sayapnya dengan mengembangkan lini fashion, bernama Avenue yang merupakan bentuk jawaban atas tantangan dan merespon peluang pasar serta gaya hidup.

“Hari ini dengan bangga 2Madison meluncurkan koleksi wearable art, yang didesain atas kolaborasi bersama antara Avenue dan Diela Maharanie," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement