Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

 

2 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

WHO: Vaksin Modifikasi untuk Omicron Bisa Jadi Booster

Sabtu 18 Jun 2022 06:17 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada anak saat vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/2/2022). Presiden Joko Widodo meminta percepatan vaksinasi COVID-19 terutama bagi kelompok lansia dan anak-anak di tengah naiknya kasus penularan wabah tersebut termasuk penyebaran varian omicron.

Petugas medis menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada anak saat vaksinasi massal di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/2/2022). Presiden Joko Widodo meminta percepatan vaksinasi COVID-19 terutama bagi kelompok lansia dan anak-anak di tengah naiknya kasus penularan wabah tersebut termasuk penyebaran varian omicron.

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
WHO mempertimbangkan vaksin modifikasi Omicron digunakan secara global

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kelompok Penasihat Teknis (panel) yang dibentuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan vaksin Covid-19 yang dimodifikasi dan menargetkan varian Omicron dapat diberikan sebagai dosis booster untuk memperkuat kekebalan.

 

"Vaksin yang disesuaikan dengan varian semacam itu dapat bermanfaat bagi mereka yang telah menerima serangkaian suntikan utama," kata panel WHO tentang Komposisi Vaksin Covid-19 dikutip dari Channel News Asia pada Sabtu (18/6).

Kemudian, ia melanjutkan vaksin dapat dipertimbangkan untuk digunakan secara global oleh agensi setelah mereka mendapatkan otorisasi penggunaan darurat atau persetujuan oleh otoritas pengatur nasional yang ketat.

"Pembuat vaksin termasuk Moderna dan Pfizer sedang mengembangkan potensi booster generasi berikutnya yang ditargetkan pada varian Omicron serta strain asli virus corona," kata dia.

Diketahui, Moderna pekan lalu mengatakan versi baru vaksinnya menghasilkan respons kekebalan yang lebih baik terhadap Omicron daripada suntikan asli, sementara European Medicines Agency minggu ini mulai meluncurkan ulasan tentang vaksin Covid-19 yang disesuaikan dengan varian dari Moderna dan Pfizer.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile