REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia Jacksen Ferreira Tiago tak akan melakukan banyak perombakan untuk menghadapi Filipina dalam laga uji coba di Stadion Manahan, Solo, 14 Agustus 2013. Langkah ini bertujuan untuk terus mematangkan permainan kerangka tim yang diakuinya sudah terbentuk sebesar 80 persen.
Laga melawan Filipina merupakan permintaan Jacksen kepada Badan Tim Nasional (BTN) untuk uji tanding dengan tim selevel sebelum melakoni Pra-Piala Asia 2015 melawan Cina di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada 15 Oktober 2013.
Pada tiga uji coba sebelumnya, pasukan Jacksen Tiago takluk 0-3 oleh Belanda, dibantai Arsenal 0-7, dan kalah 0-2 oleh Liverpool. Sedangkan, skuat Indonesia All Star yang dipimpin Rahmad Darmawan saat melawan Chelsea pada 25 Juli 2013 kalah telak dengan skor 1-8.
Jacksen mengungkapkan, tidak akan ada banyak perombakan. Komposisi pemain yang akan diturunkan tidak akan jauh berbeda saat melawan Arsenal dan Liverpool. "Hanya perlu menambah sekitar lima pemain," kata Jacksen kepada wartawan, Senin (29/7).
Namun, Jacksen belum bisa mengumumkan siapa saja pemain yang akan dipanggil. Pengumumakan akan dilakukan pada awal Agustus atau beberapa hari sebelum para pemain menjalani pemusatan latihan untuk melawan Filipina. “Kami akan kembali berkumpul pada 10 Agustus. Nama-nama pemain akan saya umumkan beberapa hari sebelumnya,” ujar dia.
Jacksen yang ditunjuk menjadi pelatih timnas senior sejak April 2013 mendapat tantangan dari PSSI dan BTN untuk meraih hasil positif pada laga melawan Cina. Indonesia tak boleh lagi menelan kekalahan seperti dalam dua laga sebelumnya melawan Irak (0-1) dan Arab Saudi (1-2).
Dua kekalahan beruntun membuat Indonesia berada di dasar klasemen Grup C dengan raihan nol poin. Arab Saudi berada di urutan teratas dengan raihan enam poin, Cina di peringkat dua dengan koleksi tiga poin, dan Irak bertengger di urutan tiga dengan raihan tiga poin. Indonesia harus bisa menempati posisi dua besar bila tak ingin langkahnya terhenti pada fase kualifikasi. Atau setidaknya bisa menempati peringkat tiga untuk mendapatkan tiket play-off. n satria k yudha ed: andri saubani
Berita-berita lain bisa dibaca di harian Republika. Terima kasih.