Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Mentok, Pembahasan Kerjasama Pertahanan Indonesia-Singapura

Senin 25 Apr 2011 14:13 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM - Pembahasan perjanjian kerjasama pertahanan (DCA) antara Singapura dan Indonesia masih tak menghasilkan karena perbedaan prinsip kedua negara. "Ada perbedaan prinsip kedua negara yang belum dapat ditemukan, sehingga belum dapat dilaksanakan," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di Batam, Senin.

 

DCA digarap sejak 2007. Saat itu, kedua negara sepakat mejalin kerjasama saling menguntungkan. Indonesia dapat perjanjian ekstradisi koruptor ayng bersembunyi di Negeri Singa, sedang Singapura boleh menggunakan wilayah Indonesia untuk latihan perang.

Namun, DCA mendapat tentangan dari warga Natuna, wilayah yang dijadikan tempat latihan perang dan sejumlah anggota DPR RI.

Menteri mengatakan saat ini, DCA masih dalam tahap pembahasan aturan pelaksanaan kedua negara. "DCA belum bisa dilaksanakan karena aturan belum ada jadi tidak bisa dirundingkan," kata Menteri.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile