Sabtu 23 Jul 2011 10:06 WIB

Kemunculan Nazaruddin untuk Ganggu Kongres

Rep: C13/ Red: Didi Purwadi
Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatugana
Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatugana

REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR - Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Batoegana, mengharap polisi melalui bantuan interpol segera menangkap Muhammad Nazaruddin dari tempat persembunyiannya. Menurut Sutan, segala ucapan mantan bendahara umum PD tersebut tak bisa dipertanggung jawabkan sama sekali.

"Kami ingin aparat segera memprosesnya biar ucapannya bisa dibuktikan," ujar Sutan di arena Kongres PD di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu (23/7).

Sutan menduga kemunculan Nazaruddin melalui video yang disambungkan dengan Metro TV bertujuan ingin mengganggu pelaksanaan Kongres. Jika sebelumnya dia muncul melalui pesan singkat (SMS) dan Blackberry Messanger (BBM), kali ini lewat videophone. "Tak usah ditanggapi, biar hukum yang jalan. Sebagai teman, saya mohon dia datang ke Indonesia biar persoalannya selesai," tegas Sutan.

Sebelumnya, Nazaruddin muncul lewat rekaman video dengan teknologi Skype dalam wawancara dengan Metro TV. Nazaruddin tampil mengenakan kemeja putih dengan topi semacam topi pandan. "Saya tidak sedang halusinasi. Alhamdulillah, saya sehat. Saya berada dengan anak dan istri," katanya dalam wawancara yang disiarkan oleh Metro TV.

Pada wawancara itu, Nazaruddin memaparkan bukti-bukti berupa surat bertandatangan dan jap jempol di atas meterai. Selain itu ia juga menunjukkan bukti yang dipunyainya berupa flashdisk. Ia kemudian memaparkan tentang kronologi masalah yang membelitnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement