Jumat 19 Aug 2011 05:39 WIB

Biadab...Beralasan Warganya Tewas, Israel Lakukan Serangan Udara Mematikan di Gaza

Bus Israel yang diklaim 'diserang' Palestina
Foto: CNN
Bus Israel yang diklaim 'diserang' Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, JERUSALEM - Serangan terkoordinasi Kamis dilakukan Israel sebagai balasan atas tewasnya tujuh warga mereka. Militer Israel mengatakan serangan udara diluncurkan terhadap gerilyawan Gaza, beberapa jam setelah serangkaian serangan berani atas bus, kendaraan sipil, dan tentara yang menyebabkan tujuh orang Israel tewas di bagian selatan negara itu.

Polisi Israel mengatakan korban kedelapan, seorang perwira operasi khusus, tewas Kamis malam dalam pertempuran dengan penyusup di perbatasan Sinai.

"Kita semua menyaksikan hari ini upaya untuk meningkatkan perang teroris melawan Israel dengan meluncurkan serangan dari Sinai," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. "Jika ada seseorang yang berpikir bahwa negara Israel akan membiarkan melewati, ia salah."

Serangan udara Israel terjadi di sebelah barat Rafah, dekat perbatasan Mesir, dan membunuh enam orang. Para korban adalah lima anggota Komite Perlawanan dan putra dari salah satu anggota.

"Pukulan IDF (militer Israel) sekarang memukul kepala komite di Gaza," kata Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak.

"Orang-orang yang memberi perintah untuk membunuh warga negara kita dan yang bersembunyi di Gaza tidak lagi hidup," kata Netanyahu.

Komite Perlawanan Populer di Gaza, yang para pemimpinnya menjadi sasaran serangan udara, dan Hamas membantah terlibat dalam serangan teror terhadap Israel. Mereka menyatakan serangan teror hanya alasan Israel untuk bisa menyerang Gaza.

Kamal Nirab, kepala kelompok itu di Gaza; Imad Hamed, kepala sayap militer; dan Shaat Khaled, seorang agen senior, termasuk di antara mereka ditarget Israel. Belum diperoleh keterangan apakah mereka selamat atau tidak.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement