REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kapolri, Jenderal Polisi Timur Pradopo melakukan pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri Mozambik dalam rangka hubungan antar kepolisian kedua negara. Dalam pertemuan tersebut Mozambik meminta penambahan jatah polisi yang belajar ke Polri.
"Sebelumnya kan ada dua orang lalu minta ditambah menjadi empat orang. Tapi kuota terbatas dan sementara ini masih dievaluasi," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam yang ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (22/9).
Anton menjelaskan selama ini kepolisian Mozambik melakukan pelatihan dari Polri, misalnya ikut serta dalam penyidikan sebuah kasus. Namun selama ini, Polri hanya memberi kuota polisi sebanyak dua orang dari negara itu yang belajar kepada Polri. Dalam pertemuan Mozambik meminta tambahan kuota menjadi empat orang.
Namun kepolisian negara yang memiliki hubungan Polri memiliki kuota masing-masing. Selain permintaan tambahan kuota, dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai kerjasama yang berkaitan dengan kejahatan internasional
"Dalam pertemuan juga membahas mengenai tindak kriminal internasional seperti terorisme, kejahatan perompakan di laut dan penangkapan ikan ilegal " tegasnya.