Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

 

6 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sudah Dicopot, Polisi 'Madat' Tetap Diproses Hukum

Kamis 15 Mar 2012 13:42 WIB

Rep: Asep Wijaya/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Narkoba (ilustrasi)

Narkoba (ilustrasi)

Foto: www.komisikepolisianindonesia.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga anggota polisi yang tersangkut kasus narkoba tetap menjalani proses hukum di pengadilan umum sebagai konsekuensi atas tindakan pelanggaran hukum yang mereka lakukan. Mereka itu adalah mantan Kapolsek Cibarusah AKP HBS, Polwan Polres Jakarta Selatan Iptu R dan Anggota Renmin Polda Metro Jaya MIH.

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, menjelaskan, tiga oknum polisi tersebut akan menjalani proses pengadilan umum sebagaimana warga lain yang tersangkut kasus narkoba. Mereka akan dikenakan pasal dalam UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pengadilan umum itu, ujar Rikwanto, akan menjadi pijakan untuk gelaran sidang berikutnya yakni sidang kode etik profesi. Dalam sidang tersebut, ujar Rikwanto, akan diputuskan apakah seorang oknum akan diberhentikan dari keanggotaan Polri atau tidak.

Terkait penahanan atas ketiganya, Rikwanto mengatakan, tidak semua oknum itu menjalani masa tahanan. Iput R contohnya, tutur Rikwanto, dia tidak ditahan lantaran pertimbangan penyidik menyatakan demikian. Namun, kendati demikian, Iptu R tetap berada dalam pengawasan dan pemeriksaan kepolisian.

"Penyidik bisa saja tidak melakukan penahanan atas tersangka asalkan dia memberikan pernyataan dan bukti bahwa dirinya tidak menghilangkan barang bukti dan melarikan diri," tutur Rikwanto kepada wartawan.

Lebih lanjut, Rikwanto mengatakan, status jabatan ketiganya telah dicopot dan digantikan dengan anggota polisi lainnya. Pencopotan tersebut, tutur Rikwanto, merupakan bentuk hukuman atas perilaku pelanggaran hukum yang mereka lakukan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile