Rabu 04 Apr 2012 16:08 WIB

Bupati Lampung Timur akan Dieksekusi Besok

Rep: Bilal Ramadhan/ Red: Hazliansyah
Satono, Bupati Lampung Timur non-aktif.
Foto: inilampung.com
Satono, Bupati Lampung Timur non-aktif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim eksekusi Kejaksaan Agung akan melakukan panggilan eksekusi terhadap Bupati Lampung Timur nonaktif, Satono pada Kamis (5/4) mendatang. Panggilan tersebut merupakan panggilan eksekusi kedua kalinya terhadap Satono.

"Bupati Lampung Timur nonaktif, Satono, sudah dipanggil oleh jaksa eksekutor. Rencananya besok (5/4) akan dipanggil untuk eksekusi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum, Muhammad Adi Toegarisman dalam jumpa pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (4/4).

Adi menjelaskan, Satono dipanggil untuk melaksanakan panggilan eksekusi pertama kalinya 2 Maret 2012 lalu. Namun Satono mangkir sehingga akan dilakukan pemanggilan untuk kedua kalinya pada Kamis (5/4) mendatang.

Saat ditanya jika Satono tetap mangkir, Adi menegaskan bahwa panggilan kedua terhadap Satono merupakan jadwal panggilan terakhir. Kalau tidak memenuhi panggilan, tambahnya, Satono akan dipanggil paksa.

"Pokoknya jadwal terakhir, besok dipanggil. Kita tunggu perkembangan dari sana," ujar mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau ini.

Jaksa juga akan segera menyita aset Satono senilai Rp 10,5 miliar setelah eksekusi dilakukan sesuai dengan putusan Mahkamah Agung. Saat ini jaksa masih terus menginventarisir harta kekayaan Satono.

Mahkamah Agung memvonis Satono 15 tahun penjara, denda Rp 500 juta, dan mengembalikan kerugian negara Rp 10,5 miliar. Putusan itu berbeda dengan Pengadilan Negeri Tanjungkarang yang membebaskan Satono. Dia diseret ke pengadilan setelah dianggap bertanggung jawab atas raibnya dana kas daerah senilai Rp 119 miliar dan menerima suap Rp 10,5 miliar dari pemilik Bank Perkreditan Rakyat, Tripanca Setiadana.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement