Senin 13 Aug 2012 16:49 WIB

Almarhum Endang Rahayu Dianugerahi Bintang Mahaputra Adipradana

 Pelayat mendoakan jenasah Menkes non aktif, Endang Rahayu Sedyaningsih di kediamannya Jalan Pendidikan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (2/5).
Foto: Fanny Octavianus/Antara
Pelayat mendoakan jenasah Menkes non aktif, Endang Rahayu Sedyaningsih di kediamannya Jalan Pendidikan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (2/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Menteri Kesehatan almarhumah Endang Rahayu Sedyaningsih mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana atas pengabdian dan jasa-jasanya yang besar terhadap negara dan bangsa Indonesia.

Penganugerahan itu disampaikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada keluarga almarhumah di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Pemberian tanda kehormatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 67/TK/Tahun 2012 yang didahului dengan sidang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Presiden juga memberikan tanda kehormatan berupa Bintang Mahaputera Utama kepada tiga orang, yaitu mantan Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo (alm), Gubernur Bali Made Mangku Pastika, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat M. Zainul Majdi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَمَا تَفَرَّقُوْٓا اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًاۢ بَيْنَهُمْۗ وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَّبِّكَ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى لَّقُضِيَ بَيْنَهُمْۗ وَاِنَّ الَّذِيْنَ اُوْرِثُوا الْكِتٰبَ مِنْۢ بَعْدِهِمْ لَفِيْ شَكٍّ مِّنْهُ مُرِيْبٍ
Dan mereka (Ahli Kitab) tidak berpecah belah kecuali setelah datang kepada mereka ilmu (kebenaran yang disampaikan oleh para nabi) karena kedengkian antara sesama mereka. Jika tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dahulunya dari Tuhanmu (untuk menangguhkan azab) sampai batas waktu yang ditentukan, pastilah hukuman bagi mereka telah dilaksanakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang mewarisi Kitab (Taurat dan Injil) setelah mereka (pada zaman Muhammad), benar-benar berada dalam keraguan yang mendalam tentang Kitab (Al-Qur'an) itu.

(QS. Asy-Syura ayat 14)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement