Senin 17 Sep 2012 18:04 WIB

Kapolda Metro Jaya Bantah Polisi Gunakan Peluru Tajam

Rep: ira sasmita/ Red: Taufik Rachman
Kapolda Metro Jaya Untung S Rajab
Kapolda Metro Jaya Untung S Rajab

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya,  Irjen Untung S Rajab, menegaskan, personil yang diturunkan untuk mengamankan massa di depan Kedubes AS tidak menggunakan peluru tajam.

"Kamu info begitu (digunakan peluru tajam) saja dipercaya. Sesuai protap. Kami hanya menggunakan peluru karet," tegas dia, di depan kantor Kedubes AS, Jakarta, Senin (17/9).

Dijelaskannya, kepolisian, gabungan Brimob, dan Sabhara yang diterjunkan telah bekerja sesuai prosedur. Peringatan melalui tembakan dilaksanakan untuk mengingatkan para demonstran agar tertib. Dan tidak melakukan aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan bentrokan. Sebab, beberapa massa membawa benda tajam, batu, dan bom molotov.

Ia membenarkan terjadi penahanan empat orang massa demonstran. "Kita tunggu dulu sampai pukul 18.00 WIB. Kan batas demo sampai jam 18.00, nanti kita selidiki. Prosedur hukumnya bagaimana, siapa yang melanggar, baik masyarakat atau polisinya," jelas dia

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement