REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Beredarnya kembali lembar kerja siswa (LKS) berbau pornografi di kalangan siswa sekolah dasar diduga bermotif bisnis. Pasalnya hal tersebut terjadi berulang-ulang sehingga dianggap janggal bila hanya dikatakan sebuah ketidaksengajaan.
Penilaian itu disampaikan Anggota Dewan Penasihat Presiden bidang Pendidikan, Meutia Hatta Swasono, yang ditemui di sebuah mall di Jakarta, Senin (1/10).
Ia menduga peristiwa beredarnya LKS porno ke tangan siswa adalah suatu kesengajaan. "Semua itu karena uang, ini bukan kebetulan dan memang sengaja," ujarnya.
Putri dari Proklamator Kemerdekaan RI, Mohammad Hatta ini meminta pengusutan tuntas terhadap seluruh pihak terkait pemberian LKS porno tersebut ke para siswa. Kebanyakan pihak, kata Meutia akan mengaku hal tersebut adalah sebuah ketidaksengajaan.
"Mereka berpura-pura tidak sengaja, padahal mereka menjadikannya ladang bisnis," katanya. 'Mereka' yang dimaksud Meutia mulai dari penerbit hingga pihak yang memberikan LKS tersebut sebagai materi pembelajaran siswa.