Jumat 02 Nov 2012 20:28 WIB

Jual Peralatan Rudal ke Iran, Pengusaha Inggris Dipenjara

Rep: Afriza Hanifa/ Red: Yudha Manggala P Putra
Rudal Iran
Rudal Iran

REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS -- Seorang pengusaha asal Inggris, Christopher Tappin (66 tahun) terbukti bersalah memasok peralatan rudal ke Iran. Tappin mengakui perbuatannya dan dijatuhi pidana 33 bulan penjara.Pria Inggris tersebut didakwa membeli baterai rudal dari agen Amerika yang menyamar. 

Ia pun lalu mengekspornya secara illegal ke Iran. Atas perbuatannya tersebut, Tappin dituduh melakukan konspirasi ekspor illegal material pertahanan, menjual teknologi AS ke Iran, serta melakukan transaksi keuangan ilegal.

Saat menghadapi persidangan di Pengadilan El Paso Texas, AS, Tappin mengakui perbuatannya dan merasa bersalah. Hakim pun menghukumnya 33 bulan penjara dan denda USD 11.357 atau sekitar Rp 110 juta. 

Atas permintaan Tappin, ia ingin ditahan di penjara Inggris. Jaksa pun tak menentang permintaannya untuk dikembalikan ke negara asal. Pengacara terdakwa, Dan Cogdel mengatakan, pengembalian tahanan ke negara asal dapat mendekatkan Tappin ke keluarganya. 

Selama ini, Tappin sibuk dengan urusan bisnisnya. "Dia bermain golf dan menjalin teman baru setiap hari, tapi dia jauh dari keluarga. Ini (penahanan di Inggris) dapat menjadi pengobat waktunya yang hilang dengan keluarga," tuturnya.

Istri Tappen, Elaine mengaku sedih suaminya harus meringkuk di tahanan. Dia pun berharap Tappin dapat benar-benar dikembalikan ke Inggris. "Berharap Chris dapat kembali ke tanah kelahiran tahun depan," ujarnya.

Kasus Tappin mencuat sejak tahun 2007. Dia mengirim peralatan yang diyakini sebagai baterai untuk rudal. Peralatan tersebut dia kirim ke sebuah perusahaan berbasis di Teheran Iran. 

Kasus serupa juga pernah terjadi di tahun 2007. Warga negara Inggris, Gibson dijatuhi 24 bulan dengan dakwaan yang sama. Robert Caldwell dari Oregon juga dinyatakan bersalah pada Juli lalu dan dihukum 20 bulan penjara dengan kasus serupa.

sumber : Al Jazirah
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...

Apa yang paling menarik bagi Anda tentang Singapura?

1 of 7
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement