REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Tuntutan ganti rugi bukan hanya disampaikan penumpang Lion Air yang mendarat di Laut Denpasar, Bali, usai musibah pesawat Lion JT 904, Sabtu (13/4) lalu.
Sejumlah calon penumpang gagal berangkat yang seharusnya menumpang pesawat sama dari Denpasar menuju Jakarta juga mempertanyakan haknya mendapatkan ganti rugi tiket.
Salah seorang penumpang yang menanyakan hal itu adalah Rani Nacia. Lewat adiknya, Rasyidah Bibi, dia menyampaikan kalau terpaksa tidak menggunakan tiket pesawat itu. "Kakak saya terpaksa membeli tiket pesawat perusahaan lain, karena harus mengejar waktu tiba di Jakarta," kata Rasyidah, Senin (15/4).
Menurutnya, Rani tidak tahu kalau ada musibah Lion Air. Dia menunggu sudah dua jam, namun belum ada pangggilan boarding. Setelah diberi tahu calon penumpang lainnya kalau terjadi musibah Lion Air, Rani memutuskan membeli tiket Garuda karena keberangkatan dengan Lion belum ada kepastian.
"Karena terburu-buru harus tiba di Jakarta, kakak saya memutuskan naik pesawat lain. Nah ini tiket Lion-nya harus diklaim kemana ?" Kata Rasyidah dengan nada tanya.