Sabtu 20 Apr 2013 23:48 WIB

Polsek Ciracas Masih Selidiki Penyebab Kematian Anggota TNI

Garis Polisi (ilustrasi)
Foto: Antara Foto
Garis Polisi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ciracas Kompol Senen mengatakan penyebab tewasnya anggota TNI di dekat pintu keluar tol Gedong kilometer 31 mengarah ke Cakung masih diselidiki.

"Masih diselidiki," kata Kapolsek Ciracas =, Kompol Senen, ketika di Jakarta, Sabtu.

Dia menjelaskan, anggota TNI tersebut ditemukan tewas tergeletak di pintu keluar tol. "Ransel milik yang bersangkutan cukup berat jadi kami menduga baru saja kembali dari kampung halaman, meskipun demikian kami belum memeriksa isi ranselnya," katanya.

Dia juga menambahkan, pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan mengenai penyebab kematian anggota TNI yang diketahui bernama Kopda Wawan.

"Kami belum bisa memberi kesimpulan karena masih diselidiki," katanya.

Namun demikian, kata dia, pihaknya tidak menemukan adanya saksi yang melihat kejadian yang berakibat pada tewasnya Kopda Wawan. "Tidak ada saksi," katanya.

Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa ada luka di kepala korban. "Dari luka yang ada di kepala sepertinya disebabkan oleh benturan di aspal," katanya.

Ketika ditanyakan mengenai kemungkinan terjadinya tabrak lari, Kompol Senen belum bisa memberikan kepastian karena masih menunggu hasil penyelidikan.

Korban ditemukan tewas pada Sabtu pagi oleh warga di pinggiran Tol Pasar Rebo, Jakarta Timur.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement