Ahad 28 Apr 2013 18:15 WIB

Gadis Enam Tahun di Perkosa di India

Rep: Ichsan Emrald Alamsyah/ Red: Citra Listya Rini
Ilustrasi pemerkosaan
Foto: www.jeruknipis.com
Ilustrasi pemerkosaan

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Berita pemerkosaan gadis di bawah umur kembali mendera India. Kali ini anak perempuan berumur enam tahun yang berasal dari wilayah perkampungan distrik Badarpur mengalami pemerkosaan sadis.

Polisi India seperti dikutip dari Al Jazeera mengatakan kejadian kedua yang terpublikasi ini terjadi Sabtu (27/4) lalu di pinggiran kota India. Sebanyak 22 tersangka berhasil ditahan karena memperkosa dan menggorok leher si anak. 

Padahal beberapa waktu lalu, India baru saja diguncang berita pemerkosaan anak dan publik meminta hukuman mati kepada pemerkosa. Seorang kerabat sang gadis, Kumar Jha Jitender, mengatakan korban sebelumnya pergi ke toilet umum untuk mandi. 

Namun beberapa saat kemudian penduduk sekitar memberitahu korban ditemukan dalam kondisi penuh genangan darah. Ia ditemukan dengan luka menganga di bagian leher. 

''Kami akhirnya datang dan menemukan ia dalam kondisi telanjang dengan luka di tenggorokan,'' kata Jitander.

Sementara itu, menurut Komisaris Polisi Ajay Chaudhary pihak dia telah menangkap 22 orang. Umumnya tersangka adalah pemabuk dan pengguna obat-obatan terlarang. Beberapa diantaranya juga adalah mantan residivis.

Saat ini para tersangka sedang dalam proses interogasi. Setelah itu kita akan mengidentifikasi pelaku utama dan segera menangkapnya. Para korban sedang menjalani operasi di All India Institute Trauma Centre.Dokter di rumah sakit tersebut, Viplav Mishra, mengonfirmasi bahwa luka berada pada alat kelamin dan cedera parah di leher. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement