Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

 

1 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Amien Rais: Indonesia Bisa Sejahtera, Kalau...

Ahad 21 Jul 2013 23:00 WIB

Red: Dewi Mardiani

Amin Rais

Amin Rais

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Mantan Ketua MPR, Amien Rais, Indonesia bisa saja menjadi negara yang sejahtera. Terlebih, Indonesia termasuk negara terkaya kedua di dunia, namun penduduknya masih banyak yang miskin. Karena itu, Indonesia bisa menjadi negara yang sejahtera, asalkan ada beberapa caranya.

 

"Kekayaan alam Indonesia belum tergali secara maksimal sehingga belum bisa mensejahterakan masyarakatnya," kata Amien Rais saat berbuka puasa bersama masyarakat di Gedung LPMP Rangkasbitung, ibu kota Kabupaten Lebak, Banten, Ahad (21/7).

Ia mengatakan, kekayaan alam yang ada di Tanah Air seperti bahan pertambangan, pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, dan peternakan. Kekayaan alam tersebut melimpah dan masuk terbesar kedua di dunia. Namun, rakyatnya masih banyak yang miskin karena kekayaan itu tidak digali secara optimal. "Bila kekayaan alam itu digali tentu dapat mengatasi kemiskinan," ujar tokoh Muhammadiyah itu.

Ia juga mengatakan, kekayaan alam Indonesia kalah dengan negara Arab Saudi. Negara Arab Saudi hanya padang pasir, buah kurma ala kadarnya, minyak, dan gas, namun rakyatnya lebih sejahtera. Karena itu, Indonesia bisa menjadi negara sejahtera dan makmur jika rakyatnya sudah beriman kepada Allah SWT.

Saat ini, kata dia, rakyat Indonesia belum mencukupi tingkat keimanannya. "Saya yakin Indonesia bisa menjadi negara terkaya jika rakyatnya beriman kepada Allah SWT," katanya.

Menurut dia, penduduk Indonesia masuk keempat di dunia setelah Republik Rakyat Cina berjumlah 1,2 miliar, India 1,1 miliar, Amerika Serikat (AS) 300 juta dan Indonesia 250 juta. Namun, Indonesia bisa menjadi negara terbesar ketiga setelah AS dan India.

Ia menambahkan, negara kapitalisme, imprealisme, dan memusuhi umat Muslim maka akan menjadi negara terbelakang dan bangkrut. "Saya optimistis ke depan Indonesia menjadi terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat bangkrut."

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile