Selasa 24 Dec 2013 10:58 WIB

Warga Apresiasi Penerapan Satu Arah di Bintaro Permai

Rep: MG40/ Red: Dewi Mardiani
 Sejumlah kendaraan bermotor terjebak kemacetan di pintu perlintasan kereta api di Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta, Rabu (11/12).     (Republika/Yasin Habibi)
Sejumlah kendaraan bermotor terjebak kemacetan di pintu perlintasan kereta api di Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta, Rabu (11/12). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID,   TANGERANG SELATAN -- Level kemacetan di jalan Bintaro Permai, terihat mulau  berkurang dari biasanya. Ini terjadi  setelah Dinas Perhubungan  memberlakukan kebijakan satu arah dari kawasan Bintaro Permai hingga jalan RC Veteran.

 

Pantauan di lokasi, arus lalu lintas di jalan tersebut ramai lancar saat jam-jam  sibuk. Menurut Wakil Camat Pesangrahan,  Fajar, dia dan warga mendukung penuh kebijakan pemerintah membuat jalan Bintaro menjadi satu arah. 

 

 

Menurutnya, semua warga senang dengan kebijakan ini karena setelah menjadi satu arah, arus kendaraan menjadi lebih lancar dari biasanya. ‘’Sebelumnya jalan ini macet berat setiap hari di jam sibuk. Saya heran kenapa baru sekarang jalan tersebut diberlakukan peraturan satu arah,” kata Fajar, Selasa (24/12).

 

Penanggung jawab operasi jalan satu arah di kawasan ini, Ajun Komisaris Polisi Sugiran, mengungkapkan kebijakan ini tidak akan di cabut dalam waktu yang dekat. Menurutnya, peraturan pemberlakuan satu arah ini tidak akan di cabut, setidaknya dalam waktu dekat. ‘’Kita ingin agar volume kendaraan berkurang di jalan ini, sehingga arus menjadi lebih lancar, dan mengurangi resiko keselamatan penggunalan.” 

Namun, peraturan baru ini memberikan dampak buruk terhadap arus macet di daerah lain. Sejumlah pengguna jalan yang datang dari arah Tanah Kusir, , terpaksa mengambil jalan alternatif.  Jalan alternaif itu yag akhirnya menjadi lebih macet. Belum lagi beberapa arus kendaraan umum seperti angkot yang dirugikan dari kebijakan ini.

 

Sugiran menjelaskan,  setiap perubahan pasti ada dampak negatif dan positifnya. Namun dia meyakini, keputusan yang ada saat ini adalah putusan yang benar dan warga harus menghormati peraturan baru ini. ‘’Warga bisa mengambil jalan alternatif lewat Cipulir di pagi hari, dan Jalan Kesehatan di sore hari,’’ kata Sugiran.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement