REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kordinator Analisa cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Padangpariaman, Sumatera Barat, Rendy Irawady mengatakan potensi kabut asap akan tetap terjadi dan kembali menyelimuti daerah itu.
"Meskipun hujan yang terjadi sejak Ahad (2/3) sudah menghilangkan kabut asap di Kota Padang dan sekitarnya, namun potensi kabut asap akan tetap kembali terjadi," kata Rendy, Senin.
Ia menjelaskan, sebelumnya ketebalan kabut asap sejak Senin (3/3), sudah jauh berkurang dan jarak pandang kembali normal, hal tersebut disebabkan hujan didaerah lain yang memotong kabut asap menuju Kota Padang.
Namun hal tersebut katanya, tidak akan berlangsung lama, karena arah angin masih menuju Kota Padang dan potensi hujan juga sangat kecil terjadi didaerah itu. "Kemungkinan kabut asap tersebut malam ini juga akan kembali masuk Kota Padang," katanya.
Intensitas kabut asap tersebut akan berkurang jika, arah angin tidak menuju Padang, selain itu hujan yang terjadi didaerah utara Sumatera Barat juga akan mengurangi kabut asap kiriman dari Riau. "Lebih baik jika hujan tersebut turun di Provinsi Riau, itu bisa memberikan dampak yang jauh lebih baik," katanya.
Ia mengimbau, masyarakat yang melakukan perjalanan dimalam hari, harus meningkatkan kewaspadaan. Karena kabut asap diprediksi akan meningkat pada malam hari.