Senin 31 Mar 2014 16:54 WIB

Dalang Asep Sunandar Sunarya Sempat Dikira Pingsan

Rep: C30/ Red: Djibril Muhammad
Dalang Asep Sunandar Sunarya.
Foto: Antara
Dalang Asep Sunandar Sunarya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dalang wayang golek Asep Sunandar Sunarya tutup usia, Senin (31/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Dalang yang terkenal melalui tayangan 'Asep Show' dengan tokoh Cepot itu wafat pada usia 59 tahun di rumahnya, Jelekong Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Salah satu teman sesama dalang yang juga kerabat almarhum, Adi Irwana Truna membenarkan kabar tersebut. "Benar tadi sekitar pukul 14.30 WIB beliau meninggal," katanya saat dihubungi Republika, Senin (31/3).

Menurut Adi, almarhum mempunyai riwayat penyakit jantung. Beberapa minggu terakhir, almarhum sering mengeluhkan sakit di bagian jantungnya. Tetapi, saat meninggal, tidak ada tanda-tanda sebelumnya almarhum mengeluh. "Bahkan awalnya dikira pingsan saja," ujarnya.

Asep Sunandar Sunarya lahir di Bandung, 3 September 1955. Almarhum dikenal sebagai seorang maestro wayang golek di Indonesia. Selaku dalang wayang golek Asep Sunandar Sunarya merupakan orang yang sangat konsisten dalam ucapan dan perbuatan.

Saat ini almarhum sedang disemayamkan di rumah duka. Rencananya, almarhum akan dimakamkan malam ini juga.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement