REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Sebanyak 11 narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkalis, Riau, diamankan petugas saat berpesta narkotika jenis sabu.
"Satuan Tugas (Satgas) Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkalis menggerebek 11 narapidana yang tengah berpesta sabu," kata Kepala Lapas Kelas II A Bengkalis, Bawon, melalui sambungan telepon, Jumat (4/4).
Ia mengatakan satgas tersebut dipimpin oleh Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Bengkalis, Sugiyanto. "Tim Satgas ini sengaja dibentuk untuk memerangi peredaran narkoba di Lapas," katanya.
Tindakan ini, kata dia, dilakukan dalam beberapa hari, pertama pada Ahad malam saat melakukan razia ke kamar-kamar tahanan. "Saat memasuki kamar 15 A petugas mencurigai aktivitas para penghuni kamar itu. Para tahanan yang berjumlah 9 orang di kamar tersebut di suruh ke luar kamar, untuk kemudian petugas melakukan penggeledahan," katanya.
Saat itu, kata dia, anggota menemukan alat penghisap sabu di kamar mandi dan lima paket sabu.
Namun seluruh napi yang ada di dalam sel tersebut, kata dia, tidak ada yang mengakui kepemilikan barang haram itu sehingga kemudian dilakukan tes urine.
"Hasilnya semua positif menggunakan narkoba. Temuan ini telah kami serahkan ke Polres Bengkalis untuk ditindaklanjuti," katanya.
Selanjutnya pada Kamis (4/4), tim kembali memergoki dua tahanan saat sedang mengonsumsi sabu. "Dua orang tahanan yang berstatus titipan kejaksaan dan terangkut kasus perampokan dan narkoba. Mereka menghuni kamar nomor 9. Kasusnya juga telah diserahkan ke pihak kepolisian," katanya.