REPUBLIKA.CO.ID, DIBRUGARGH -- Rakyat India pada Senin (7/4), memberikan suara mereka dalam gelaran pemilu yang dinyatakan sebagai pemilu terbesar di dunia. Dalam pemilu tersebut, terdapat salah satu calon kuat yang menyita perhatian Rakyat India.
Dikutip dari Reuters, Senin (7/4), kandidat dalam pemilihan itu ialah seorang oposisi nasionalis Hindu, Narendra Modi. Dalam visi-misinya sebagai calon pemimpin, Modi sangat kuat menyuarakan janji-janji kebangkitan ekonomi dan pekerjaan.
''Kita perlu perubahan. Kita perlu seseorang yang datang, yang akan mengubah seluruh skenario,'' kata seorang warga, yang berprofesi sebagai manajer toko, Ashim Sarkar (35 tahun).
Sarkar merupakan salah satu warga yang pada Senin, turut dalam pemungutan suara yang diselenggarakan mulai pukul 07.00 waktu setempat itu. Diketahui, setidaknya sebanyak sekitar 815 juta jiwa terdaftar dalam pemilihan umum India yang dilakukan secara bertahap dan tersebar di sejumlah wilayah, hingga lima minggu ke depan itu.
Salah satu helatan pemilu terbesar di dunia itu, juga dilakukan di dua negara kecil dekat Myanmar yang di dalamnya termasuk dataran tinggi Himalaya, gurun barat, dan wilayah tropis selatan. Hasil akhir dari pemilu India itu pun akan diumumkan pada 16 Mei 2014 mendatang.
Adapun calon dari nasionalis Hindu itu di lingkup partainya Bharatiya Janata Party (BJP) dan sekutunya, menurut survey, diperkirakan akan memenangkan sebagian besar dari 543 kursi yang diperebutkan di parlemen. Sebuah lembaga survei terkemuka di India pun, CSDS, menyatakan, dalam situasi yang demikian, pemerintahan koalisi yang dipimpin BJP sangat mungkin meraih hal tersebut.