Jumat 11 Apr 2014 14:52 WIB

Topan Ita dengan Kecepatan 300 Km per Jam Dekati Queensland Utara

Red:
abc news
abc news

REPUBLIKA.CO.ID, AUSTRALIA -- Badan Meteorologi Australia menyebutkan badai Topan Ita yang berkategori lima sedang mendekati pesisir ujung utara Queensland, Jumat (11/4/2014). Parahnya,  terjangan topan tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda melemah.

Badai Ita diperkirakan akan menerjang wilayah darat Jumat (11/4) sore antara Cape Melville dan Cape Tribulation, bersamaan dengan air pasang yang tinggi.

Menurut biro cuaca, badai itu membawa angin berbahaya dengan kecepatan hingga 300 KM/jam di sekitar pusatnya.

Warga Kota Cooktown, Ivan Juff, mengatakan, penduduk lokal merasa sangat khawatir tapi ia memutuskan untuk tinggal.

Kata biro cuaca, badai ini adalah yang paling dahsyat yang mendekati pesisir Queensland sejak Topan Yasi di tahun 2011.

Diperingatkan bahwa Cassowary Coast mungkin dapat diguyur curah hujan hingga 300 milimeter setiap enam jam selama beberapa hari setelah Topan Ita tiba.

Pada pukul 8:50 pagi waktu setempat (Jumat 11/4/2014) badai yang sudah memporak-porandakan Kepulauan Solomon itu diperkirakan berada 220 kilometer di timur laut Cooktown dan 370 kilometer di utara Cairns, dan bergerak kearah barat laut dengan kecepatan 10 kilometer per jam.

Cassowary Coast dari biro cuaca mengatakan, Ita menimbulkan ancaman serius terhadap komunitas-komunitas pesisir.

Pihak berwenang di kawasan itu mengatakan, mereka siap menghadapi kemungkinan mati listrik di sebagian komunitas hingga sebulan.

Regu-regu penyelamat dan relawan keadaan darurat dalam keadaan siaga di Cooktown dan Cairns.

Penduduk Cooktown diperingatkan bahwa rumah-rumah yang dibangun sebelum 1985 mungkin tidak mampu bertahan dalam amukan badai Ita.

Diperkirakan, sepertiga hunian di kota berpenduduk 2400 orang itu mungkin rentan terhadap badai, dan Ketua Menteri Queensland Campbell Newman mendesak para penghuni rumah-rumah tersebut agar mencari perlindungan di tempat lain.
 
Newman memperingatkan, Topan Ita berpotensi menimbulkan badai besar serupa dengan Topan Haiyan di Filipina November lalu. Dikatakannya, badai berkategori lima dahsyat sekali.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement