REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Sutradara Australia ternama Robert Connolly memprotes proposal Komisi Audit untuk memotong anggaran lembaga Screen Australi. Lembaga milik pemerintah tersebut memberi bantuan pada pekerja film negara tersebut, sebesar 50 persen.
Screen Australia saat ini memiliki anggaran tahunan sebesar 98 juta dollar (Rp 1 triliun). Dana tersebut diinvestasikan untuk film, televisi dan konten multimedia, namun tidak untuk mayoritas dana produksi.
Menurut Connolly, audiens Australia haus akan drama tentang tanah air mereka, dan pemerintah harus mendukung sektor perfilman karena populasi negara ini terbilang kecil.
"Dukungan terus menerus diperlukan di sinema nasional manapun. Dibanding Amerika Serikat, populasi kita kecil. Konten televisi di Amerika bisa dibuat dan dijual ke Australia dengan harga sangat murah karena populasi mereka 350 juta," katanya, baru-baru ini.
"Beberapa bulan lalu, ada hari minggu malam di mana satu saluran televisi menayangkan film televisi tentang Schapelle Corby, saluran lain menayangkan film INXS, sedangkan ABC menayangkan Rake. Ada lima juta penonton Australia malam itu menonton drama Australia. Ketiga proyek itu didukung oleh Screen Australia."
Schapelle Corby adalah warga Australia yang dipidana di Bali karena menyelundupkan narkoba.
Connolly baru saja selesai shooting film anak-anak di Perth. Tahun lalu, Ia menyutradarai film The Turning, yang dibuat berdasarkan kisah karya Tim Winton. Hasil karya Robert Connolly lainnya antara lain film Balibo dan The Bank, serta drama televisi The Slap.
"Kalau anda memiliki dukungan dari pembayar pajak, anda punya kewajiban untuk mendahulukan membuat karya yang ditujukan pada audiens Australia. Subsidi membantu hal itu," katanya.
Menurut Asosiasi Produser Layar, industri film dan televisi menghasilkan sekitar 3 miliar dollar per tahunnya bagi ekonomi. Pendapatan itu akan terancam bila proposal komisi audit diterima.
Juru bicara Menteri Kesenian,George Brandis, menyatakan bahwa pemerintah tak akan memberitahu rencana pendanaan untuk industri seni dan layar, sampai tiba malam pengumuman APBN, yang akan berlangsung minggu depan.