REPUBLIKA.CO.ID, JERUSALEM -- Sebuah roket ditembakkan dari Lebanon menghantam Israel Utara Jumat pagi. Serangan menyebabkan pasukan negara Yahudi itu membalas dengan tembakan artileri melintasi perbatasan.
Roket itu menghantam satu lapangan dekat Kfar Yuval antara Metula dan Kiryat Shmona di ujung utara Israel.
"Sebuah roket ditembakkan dari Lebanon menghantam daerah terbuka di dekat Metula beberapa waktu lalu. Sebagai tanggapan, pasukan IDF melepaskan tembakan ke sumber tembakan roket," kata pernyataan militer Israel.
Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, mengatakan unit-unit artileri telah melepaskan serentetan tembakan di posisi yang mencurigakan dan terlihat melintasi perbatasan.
Radio publik mengatakan dua roket Katyusha menghantam wilayah utara Kiryat Shmona. Salah satunya menghantam sebuah jalan yang sepi pada saat itu.
Para pejabat militer mengatakan kepada radio bahwa mereka percaya roket-roket itu ditembakkan oleh sekelompok kecil pejuang Palestina dalam aksi solidaritas dengan gerilyawan Gaza yang terlibat dalam konfrontasi besar dengan Tentara Israel yang dimulai Selasa.