Penjualan Busana Lebaran di Bandung Meningkat

Red: M Akbar

Senin 14 Jul 2014 12:44 WIB

Seorang perempuan tengah memilih busana muslimah di salah satu butik muslimah di kawasan Tebet, jakarta Selatan, Senin (28/10). Banyaknya butik-butik yang khusus menjual pakaian muslimah seperti kerudung dan pasmina, membuat banyak pilihan bagi para remaja Foto: Republika/Agung Supriyanto Seorang perempuan tengah memilih busana muslimah di salah satu butik muslimah di kawasan Tebet, jakarta Selatan, Senin (28/10). Banyaknya butik-butik yang khusus menjual pakaian muslimah seperti kerudung dan pasmina, membuat banyak pilihan bagi para remaja

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Selama bulan Ramadhan, penjualan busana muslim di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandung meningkat signifikan sekitar 60 persen. "Penjualan busana di bulan Ramadan tahun ini meningkat, bahkan jauh sebelum Ramadhan," kata Tina seorang pedagang di Pasar Baru Kota Bandung, Senin (14/7).

Menurut Tina, meningkatnya penjualan busana muslim hampir merata di sejumlah toko di Pasar Baru. Namun peningkatan signifikan berlangsung selama empat hari terakhir dengan peningkatan mencapai 60 persen dibanding hari biasanya. "Sepekan jelang lebaran biasanya semakin ramai Maklum THR (tunjangan hari raya) sudah cair," katanya.

Ia menjelaskan, konsumen yang paling banyak datang membeli masih didominasi oleh kaum hawa, yang terdiri dari remaja dan ibu rumah tangga. "Mereka membeli berbagai model busana muslim yang bermotif bling-bling dengan warna yang cukup terang. Memang tahun ini, lagi tren motif dan warna seperti itu," katanya.

Selain konsumen yang datang untuk membeli busana muslim, banyak juga konsumen yang datang untuk membeli perlengkapan muslim lainnya. "Untuk jilbab, mukena, sajadah masih model-model standar yang banyak dibeli. Sedangkan untuk baju koko, dominan yang dibeli bermotif kaligrafi dengan beberapa pilihan warna," kata Tina.