Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

7 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ditegaskan, Program JKN untuk ‘Si Kaya’ hingga ‘Si Miskin’

Jumat 17 Jun 2022 12:41 WIB

Red: Sandy Ferdiana

 Winda Ramadianti, peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2 Kabupaten Bandung.

Winda Ramadianti, peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2 Kabupaten Bandung.

Foto: Istimewa
'Sedia payung sebelum hujan', jadilah peserta JKN walau dalam keadaan sehat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – ‘Sedia payung sebelum hujan’, merupakan kalimat bijak yang semestinya dilaksanakan oleh masyarakat. Peribahasa itu sangat tepat bagi masyarakat atas keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).      

Alangkah baiknya menjadi peserta JKN-KIS di saat kita dalam keadaan sehat. JIka dilakukan saat berobat atau dirawat, maka akan menyita konsentrasi kita. Pesan itu disampaikan Winda Ramadianti, salah seorang peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2 Kabupaten Bandung.

‘’Saya sudah lama terdaftar sebagai peserta JKN sejak 2016. Syukur Alhamdulillah sampai saat ini saya masih selalu diberikan kesehatan oleh Allah, dan belum pernah menggunakan kartu JKN untuk berobat kefasilitas kesehatan,” ungkap Winda.

Perempuan berusia 35 tahun ini mengaku, masih ada persepsi yang berkembang di masyarakat bahwa Program JKN-KIS ‘hanya’ untuk masyarakat yang kurang mampu. Menurutnya, hal tersebut yang memicu masyarakat belum mendaftarkan diri pada Program JKN.

‘’Program JKN-KIS untuk seluruh masyarakat Indonesia. Seluruh masyarakat bersama-sama dalam membiayai pelayanan kesehatan bagi yang sakit. Artinya yang sehat membantu peserta JKN yang sedang sakit,’’ tambahnya. Bagi yang selalu sehat, dapat dipastikan memiliki kontribusi kebaikan bagi warga yang memanfaatkannya.  

Menurutnya, dengan dilakukan secara bersama-sama, pastinya biaya pelayanan kesehatan akan terasa ringan. Sekalipun belum pernah menggunakan kartu JKN untuk berobat, Winda tidak merasa rugi karena iuran yang dibayarkan berguna bagi peserta JKN lainnya yang sedang sakit.

“Niatkan saja membayar iuran untuk membantu sesama, insya Allah itu yang akan membuat kita selalu sehat,” tuturnya. Winda kembali mengimbau masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, untuk segera mendaftarkan diri dan ikut bergotong royong dalam menyukseskan Program JKN ini.

Sepanjang yang dipahaminya, sudah banyak masyarakat yang telah menerima manfaat sejak hadirnya Program JKN. Bukan hanya masyarakat yang kurang mampu, orang kaya sekalipun mempunyai hak yang sama jika sudah terdaftar sebagai peserta JKN.

 

Dirinya berharap masyarakat memahami hak mendapatkan pelayanan kesehatan, dan kewajibannya sebagai peserta JKN. ‘’Dan bagi BPJS Kesehatan terus memperbaiki diri agar lebih baik,’’ tutur Winda.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile