Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

Saturday, 16 Jumadil Awwal 1444 / 10 December 2022

16 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Satgas Imbau Nakes Segera Vaksinasi Booster Kedua

Kamis 04 Aug 2022 22:33 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andri Saubani

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Spikevax (Moderna) saat vaksinasi booster kedua di Rumah Sakit Mardirahayu, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (3/8/2022). Sebanyak 1.300 tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut mulai mendapatkan vaksin booster kedua sebagai prioritas berdasarkan kerentanan terhadap risiko penularan COVID-19.

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Spikevax (Moderna) saat vaksinasi booster kedua di Rumah Sakit Mardirahayu, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (3/8/2022). Sebanyak 1.300 tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut mulai mendapatkan vaksin booster kedua sebagai prioritas berdasarkan kerentanan terhadap risiko penularan COVID-19.

Foto: ANTARA/Yusuf Nugroho
SDM kesehatan memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau kepada tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung atau penunjang kesehatan segera melakukan vaksinasi booster kedua. Wiku mengatakan, berdasarkan surat edaran Kementerian Kesehatan per 29 Juli kemarin, booster kedua telah dimulai untuk sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

"Saya menghimbau kepada seluruh SDM kesehatan untuk segera melakukan vaksinasi booster kedua di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksinasi Covid-19," kata Wiku dalam keterangan persnya secara daring, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga

Wiku mengatakan, pemberian booster kedua bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan ini dilakukan mengingat SDM kesehatan memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19. Karena itu, pemberian booster kedua diurutkan sesuai prioritas yakni tenaga kesehatan, kelompok lanjut usia (lansia) dan penderita komorbid.

Sementara, pemberian booster kedua untuk masyarakat umum, kata Wiku dilakukan setelah booster kedua untuk kelompok prioritas telah dilakukan.

"Mohon menunggu infomrasi selanjutnya dari Kemenkes terkait waktu bergiliran vaksin booster kedua ini untuk masyarakat umum," ujar dia.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile