Selasa 26 Aug 2014 10:19 WIB

Analis: Sentimen Eksternal Dorong IHSG Menguat

Red: Nidia Zuraya
Seorang melintas di depan layar Grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/8).(Republika/Prayogi)
Foto: Republika/Prayogi
Seorang melintas di depan layar Grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/8).(Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/8) dibuka menguat tipis sebesar 6,29 poin didorong sentimen eksternal. IHSG BEI dibuka naik 6,29 poin atau 0,12 persen menjadi 5.191,25. Sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 1,57 poin (0,18 persen) ke level 885,40.

Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Selasa (26/8) mengatakan bahwa faktor eksternal memberikan sentuhan positif bagi pergerakan indeks bursa domestik pada perdagangan hari ini. "Bank sentral Eropa (ECB) diproyeksikan akan menggunakan instrumen pembelian aset atau biasa disebut quantitave easing (QE) agar tidak memasuki masa deflasi," kata Alfiansyah.

Ia mengemukakan bahwa inflasi tahunan negara di kawasan Eropa bulan Agustus ini diperkirakan turun menjadi 0,3 persen dari bulan sebelumnya sebesar 0,4 persen. Sementara target ECB sebesar 2,0 persen. Sementara dari dalam negeri, lanjut dia, pasca pelaksanaan pilpres sentimen domestik terbilang minim.

"Pasar akan menyikapi sentimen dari eksternal di tengah minimnya sentimen domestik, IHSG diperkirakan 'mixed' dengan peluang menguat terbatas pada perdagangan saham hari ini (26/8)," katanya.