REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PKB usulkan peleburan Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menjadi satu. Hal ini harus dilakukan untuk merampingkan kabinet dan menghindari pemborosan anggaran
Ketua Fraksi PKB di DPR Marwan Jafar, menyatakan apa yang direkomendasikan sudah tertuang dalam buku Green Book PKB yang sudah dserahkan kepada Jokowi. "Rekomendasi ini terkait arsitektur kabinet,” terang Marwan, di Jakarta, Kamis (4/9)
Usulan penggabungan Kemenkeu RI dan Bappenas, menurutnya karena selama era reformasi ini Bappenas dan Kemenkeu terkesan berjalan sendiri-sendiri.
Bappenas tidak pernah melahirkan kebijakan monumental yang hasilnya signifikan untuk rakyat. Sementara Kemenkeu, khususnya setelah UU Keuangan Negara No.17 tahun 2003, sangat dominan menjadi bendahara umum negara, tanpa mempedulikan keberadaan Bappenas.
Padahal kalau Kemenkeu dan Bappenas kalau bisa disatukan, maka sinergi antara keduanya akan menghasilkan output yang lebih bermanfaat bagi kesehjateraan rakyat.
"Karena pelaksanaan fungsi perencanaan dan penganggaran bisa sinkron. Coba lihat, selama 10 tahun pemerintahan SBY misalkan ada satu saja waduk yang diciptakan,” tutur Marwan.