Rabu 08 Oct 2014 16:48 WIB

Pusaka Trisakti Minta Jokowi-JK tak Khawatir Dimakzulkan

 Pimpinan MPR periode 2014-2019
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Pimpinan MPR periode 2014-2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pusat Kajian (Pusaka) Trisakti, Rian Andi Soemarno menilai, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tak perlu khawatir akan adanya wacana pemakzulan. Meski pun, posisi pimpinan MPR dikuasai oleh Koalisi Merah Putih.

"Justru yang dikhawatirkan adalah sebaliknya, kekhawatiran pemakzulan bisa terjadi terhadap pimpinan yang ditugaskan duduk di MPR atau pun DPR," katanya di Jakarta, Rabu (8/10).

Rian yakin dengan niat dan pengabdian Jokowi-JK kepada rakyat yang ditunjukkan selama ini. Karenanya, yang penting bagi Jokowi-JK adalah menunjukkan kinerja dan kerja maksimal pada publik.

Jokowi-JK pun disarankan harus memerhatikan rekam jejak dalam menentukan posisi menteri. "Publik menunggu, apakah rekam jejak para menteri Jokowi-JK sama meragukannnya dengan rekam jejak pimpinan DPR dan MPR yang diusung koalisi Prabowo?" katanya.

Menurut dia, sikap diam masyarakat bukan berarti bodoh. Masyarakat diakuinya ragu dengan paket pimpinan DPR/MPR. Tapi mereka masih berpikir positif Jokowi-JK tidak akan meniru pola koalisi pendukung Prabowo dalam menentukan susunan kabinet.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement